Menenteng Celurit dan Parang, Tiga Pelajar SMP Diamankan Polisi di Bekasi

"Pengakuan mereka, senjata tajam tersebut akan digunakan untuk tawuran antar geng remaja lainnya," kata Dedi

Menenteng Celurit dan Parang, Tiga Pelajar SMP Diamankan Polisi di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kapolsek Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi sedang memberikan keterangan resmi mengenai penangkapan tiga remaja bersenjata tajam pada Jumat (17/5/2019). Ketiga remaja berinisial H (16), AN (16) dan FA (15) diamankan hendak menggelar tawuran di Kampung Kaliabang Nangka pada Kamis (17/5) pukul 00.00 WIB 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Polisi amankan tiga remaja yang masih duduk di bangku SMP di Kampung Kaliabang Nangka, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (16/5/2019) pukul 00.00 WIB.

Ketiga remaja tersebut diamankan karena membawa senjata tajam.

Baca: Satu Lagi Ditemukan Spanduk Ucapan Terimakasih Memenangkan Prabowo-Sandiaga di Jakarta Barat

Kepala Kepolisian Sektor Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi mengatakan, para remaja yang ditangkap berinisial AH (16), AN (16) dan FA (15).

Mereka diamankan karena terbukti membawa dan memiliki dua bilah celurit dan sebilah parang.

"Pengakuan mereka, senjata tajam tersebut akan digunakan untuk tawuran antar geng remaja lainnya," kata Dedi pada Jumat (17/5/2019).

Dedi mengatakan, penangkapan mereka itu dilakukan berdasarkan informasi warga sekitar yang resah dengan adanya sekelompok remaja bersepeda yang berkumpul tanpa tujuan jelas.

Anggota Resmob Polsek Bekasi Utara yang kebetulan tengah patroli kemudian bergegas ke Kampung Kaliabang berdasarkan informasi warga.

"Awalnya kami mengamankan 13 remaja termasuk tiga pelaku ini. Namun saat diperiksa secara mendalam, tiga pelaku inilah yang terbukti memiliki sajam sedangkan 10 orang lagi kita pulangkan," katanya.

Kepala Unit Reskim Polsek Bekasi Utara Iptu Baharudin mengatakan tersangka AH dan FA masing membawa sebilah celurit, sedangkan pelaku AN membawa sebilah parang.

"Tiga pelaku langsung kita amankan, sedangkan 10 remaja lainnya kita pulangkan namun orangtuanya kita panggil sekaligus kita bina agar menjaga anak-anaknya," kata Baharudin.

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved