Menenteng Celurit dan Parang, Tiga Pelajar SMP Diamankan Polisi di Bekasi

"Pengakuan mereka, senjata tajam tersebut akan digunakan untuk tawuran antar geng remaja lainnya," kata Dedi

Menenteng Celurit dan Parang, Tiga Pelajar SMP Diamankan Polisi di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kapolsek Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi sedang memberikan keterangan resmi mengenai penangkapan tiga remaja bersenjata tajam pada Jumat (17/5/2019). Ketiga remaja berinisial H (16), AN (16) dan FA (15) diamankan hendak menggelar tawuran di Kampung Kaliabang Nangka pada Kamis (17/5) pukul 00.00 WIB 

Baharudin mengatakan, perbuatan para pelaku tidak hanya merugikan orang lain, tapi juga diri pelaku sendiri maupun keluarganya.

Terutama bila aksi tawuran itu berdampak pada kematian bagi pelaku maupun orang lain.

"Perbuatan mereka tidak dibenarkan, apalagi mereka ini merupakan pelajar kelas 3 SMP, situasi di mana mereka seharusnya belajar, bukan tawuran," ungkapnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, di bulan Ramadan ini pihaknya memang meningkatkan pengawasan, terutama saat tengah malam hingga subuh hari.

Kata dia, pada rentang waktu itu merupakan saat yang rawan terjadinya aksi tawuran.

Baca: Diberi Grasi oleh Jokowi, Dua Petani Kendal yang Dihukum 8 Tahun Pidana Penjara Dibebaskan

"Setiap polsek diwajibkan menggelar operasi maupun patroli. Pengamanan ditingkatkan dari tengah malam hingga subuh hari, demi kenyamanan masyarakat," kata Erna.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam/senjata api tanpa dokumen kepemilikan resmi yang bisa diancam penjara di atas lima tahun.

Penulis : Fitriyandi Al Fajri

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul : Tiga Pelajar SMP Tertangkap Menenteng Sajam di Bekasi

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved