Korupsi KTP Elektronik

Tiga Saksi Untuk Tak Penuhi Panggilan KPK Untuk Lengkapi Berkas Tersangka Setya Novanto

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan dari enam saksi yang diagendakan diperiksa, ada tiga saksi yang tidak hadir dan akan dilakukan penjadwalan

Tiga Saksi Untuk Tak Penuhi Panggilan KPK Untuk Lengkapi Berkas Tersangka Setya Novanto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Thersiani Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (7/8/2017) mengagendakan pemeriksaan terhadap enam saksi terkait kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Setya Novanto.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan dari enam saksi yang diagendakan diperiksa, ada tiga saksi yang tidak hadir dan akan dilakukan penjadwalan ulang.

Tiga saksi tidak hadir itu yakni Maman Budiman, Dosen Institut Tekhnologi Bandung tidak hadir karena surat panggilan belum diterima saksi‎.

Baca: Praperadilan Ditolak, KPK Segera Periksa Mantan Kepala BPPN Sebagai Tersangka Korupsi BLBI

Saksi Mudji Rachmat Kurniawan, Komisaris PT Softorb Technology Indonesia juga tidak hadir karena surat panggilan belum diterima saksi.

Sementara saksi ‎Dian Hasanah (PNS), staf Subdit Monitor Evaluasi dan Pengawasan Kependudukan Direktorat Perkembangan Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, tidak ada keterangan soal kehadirannya.

Tiga saksi lainnya yaitu Mahmud mantan Kepala Seksi Sistem Kelembagaan Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Ppejabat di Ditjen Dukcapil Kemendagri Kurniawan Prasetya Atmaja dan Arie Pujianto selaku pengacara memenuhi panggilan dan diperiksa terkait korupsi e-KTP.

Baca: Kamaluddin Akui Berikan Uang 10 Ribu Dolar AS Kepada Patrialis Akbar

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help