Pilkada Jawa Barat

Hasil Survei Pilkada Jabar 2018: Tiga Tokoh Ini Berpeluang Menang

Pilkada Jawa Barat 2018 akan diwarnai persaingan ketat. Seluruh figur yang potensial maju sebagai kandidat belum ada yang menjadi “matahari tunggal”.

Hasil Survei Pilkada Jabar 2018: Tiga Tokoh Ini Berpeluang Menang
Priyombodo
Ilustrasi 

Dalam simulasi 21 calon misalnya, RK harus puas dengan (26,7 %), disusul Dede Yusuf (20,1%), Deddy Mizwar (19,2%), AA Gym (10,0%), Dedi Mulyadi (9,7%) dan Uu Ruzhanul Ulum (Bupati Tasikmalaya) 5,1%. Yang lainnya, termasuk Rieke Diah Pitaloka (anggota DPR RI PDIP) hanya 4,1%.

Begitu juga dalam simulasi 8 calon, RK (29,6%), DY ( 24.0%), Demiz (19,0%), DM (11,1%), UU (7,1%) dan Rieke (5,2%).

Yang lainnya di bawah 1%. Untuk simulasi 5 calon, RK (32%), DY (24,8%), Demiz (19,5%), DM (12,9%) dan UU (7,8%). Sementara untuk simulasi 4 calon, RK (34.2%), DY (28,3%), Demiz ( 21,6%), DM (13,7%).

Dalam distribusi dukungan di aneka segmen demografis pun, mulai dari suku, agama, pemilih partai, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, usia, dan jenis kelamin, seluruh calon yang akan bertarung belum ada yang kokoh merata di semua segmen.

Dari pengalaman LSI melakukan survei, dukungan yang merata di semua segmen itu biasanya sering menjadi indikator kuatnya calon tersebut.

Indikator lain yang biasa kita lihat untuk melihat seberapa potensial seorang calon untuk menang dalam Pilkada adalah pada tingginya strong supporter (pemilih militan).

Yang terjadi dalam survei Pilkada Jabar hingga saat ini, pemilih militan seluruh calon masih berada dibawah 20%. Sementara, diluar pemilih militan, masih ada sekitar 52% pemilih yang masih ragu, rahasia, atau sudah punya pilihan tapi masih sangat mungkin berubah.

Jumlah sebesar 52% itu biasa kita sebut dengan “lahan tak bertuan” yang masih bisa diperebutkan oleh siapa saja. Tentu, siapa yang bisa mengambil suara terbanyak dari 52% itu, dialah yang akan menang.

UU Cawagub Potensial

Pada survei kali ini LSI juga memotret para calon wakil gubernur. Ada tiga figur yang potensial bisa mendongkrak elektabilitas calon gubernur dengan beberapa pertimbangan dan alasan.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved