PPP Ancam Laporkan KPU ke DKPP Jika Sipol Terus Bermasalah

"Kami menyambut baik tawaran DKPP agar masalah ini dicarikan solusi bersama," kata Baidowi ketika dikonfirmasi, Jumat (13/10/2017).

PPP Ancam Laporkan KPU ke DKPP Jika Sipol Terus Bermasalah
tribunnews.com
Anggota Komisi II DPR RI Achmad Baidowi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI, Achmad Baidowi menyambut baik tawaran dari DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum) agar dicarikan solusi bersama persoalan Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) agar tidak berlarut-larut.

"Kami menyambut baik tawaran DKPP agar masalah ini dicarikan solusi bersama," kata Baidowi ketika dikonfirmasi, Jumat (13/10/2017).

Sebelumnya, Ketua DKPP Harjono khawatir jika masalah ini berlarut-larut akan mengganggu tahapan pemilu selanjutnya.

"Saran saya dicarikan solusi bersama. Duduk bareng Bawaslu, KPU dan partai politik," kata Harjono.

Kata Baidowi, pihaknya pernah menyampaikan gagasan atau solusi Sipol saat konsultasi dengan KPU dan dihadiri DKPP beberapa waktu lalu.

"Waktu konsultasi dengan KPU dihadiri DKPP sudah kami sampaikan dan DKPP menerima itu," kata dia.

Gagasan dimaksud bahwa sipol bukan satu-satunya cara untuk input data partai politik peserta pemilu.

"Sama ketika saat pencoblosan di TPS, e-KTP bukan satu-satunya yang bisa dipakai mencoblos. Dengan surat keterangan bisa mencoblos di Pemilu. Itu kan solusi," kata dia.

DKPP akan menindaklanjuti keluhan sipol jika menerima laporan dari warga masyarakat atau partai politik.

Terkait itu, Baidowi mengatakan tidak menutup kemungkinan partainya yakni PPP akan melaporkan persoalan sipol ini jika input data sudah lengkap namun masih terus dipersoalkan KPU.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help