Pemilu 2019

KPU Siap Hadapi Gugatan Oesman Sapta Odang di PTUN

"Kalau tidak ada upaya hukum banding, sudah stop di sini, berarti final dinyatakan TMS. Tetapi kalau ada upaya banding, kami tunggu putusan PTUN,"

KPU Siap Hadapi Gugatan Oesman Sapta Odang di PTUN
TRIBUNNEWS.COM/REZA DENI
Ketua KPU RI Arief Budiman 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua KPU RI, Arief Budiman, mengatakan KPU RI siap menghadapi gugatan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Seperti diketahui, tim penasihat hukum OSO berencana mengajukan gugatan ke PTUN terkait sengketa penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

"Kami ikuti proses persidangan di PTUN," ujar Arief Budiman, Jumat (12/10/2018).

Baca: Anies Sebut Peluncuran Program Rumah DP 0 Rupiah Jadi Awal Tuntasnya Masalah Rumah Warga Jakarta

Dia menegaskan, upaya pengajuan sengketa yang dilakukan OSO ke PTUN tak menggangu tahapan pemilu.

Hal ini, karena Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur tahapan-tahapan penyelesaian sengketa, batasan waktu dan lembaga-lembaga berwenang menangani sengketa proses pemilu.

Baca: Ketika Perempuan Prabowo Asyik Selfie Jelang Deklarasi Dukungan

"Sepanjang mengikuti kerangka hukum pemilu, tidak akan mengganggu tahapan. Waktu dan lembaga yang tangani sengketa proses dari awal sampai banding sudah diatur," kata dia.

Sampai saat ini, menurut dia, status OSO masih tidak memenuhi syarat (TMS) mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

Bawaslu memutuskan menolak gugatan sehingga status OSO masih TMS sebagaimana ditetapkan KPU.

"Kalau tidak ada upaya hukum banding, sudah stop di sini, berarti final dinyatakan TMS. Tetapi kalau ada upaya banding, kami tunggu putusan PTUN," tambahnya.

Baca: Cawapres KH Maruf Amin Silaturahim ke Pondok Pesantren Krapyak di Yogyakarta

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help