Benny Wenda, Pemimpin OPM yang Kini Memutuskan Tinggal di Inggris

OPM sendiri ada berawal dari rasa sakit hati pemerintah Belanda karena Irian Barat harus diserahkan secara sah kepada Indonesia dengan naungan PBB.

Benny Wenda, Pemimpin OPM yang Kini Memutuskan Tinggal di Inggris
Twitter/@BennyWenda
Benny Wenda (kanan) sekarang hidup enak di Inggris. 

TRIBUNNEWS.COM - Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang berdiri pada Desember 1963 ialah gerakan pemberontakan menuntut Irian Jaya merdeka dari Indonesia.

OPM sendiri ada berawal dari rasa sakit hati pemerintah Belanda karena Irian Barat harus diserahkan secara sah kepada Indonesia dengan naungan PBB pada pada 1 Mei 1963.

Tak terima, Belanda kemudian membentuk pasukan sukarelawan lokal bernama Papua Volunteer Corps (PVC).

PVC dilatih oleh militer Belanda dan digunakan untuk melawan Indonesiasaat Operasi Trikora.

Setelah Belanda angkat kaki dari bumi Cenderawasih, PVC merasa tertekan karena ditinggalkan begitu saja oleh majikan penjajahnya.

PVC lantas masuk hutan dan mulai membentuk OPM pada Desember 1963 sebagai gerakan pemberontakan kepada Indonesia.

Dikutip dari Radio New Zealand, dalam perjalanannya, pendiri OPM Nicolaas Jouwe dan dua komandannya Seth Jafeth Roemkorem beserta Jacob Hendrik Prai mendeklarasikan kemerdekaan Papua pada 1971.

Namun apa daya, kepentingan pribadi membuat Hendrik dan Roemkorem mulai beda pandangan menyoal Papua.

Halaman Selanjutnya

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved