Prajurit Yonif 512/QY Diberangkatkan ke Maluku dan Malut

menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Penugasan terhormat

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Prajurit Kodam V/Brawijaya yang diwakili oleh Prajurit Batalyon 512/Quratara Yudha sejumlah + 488 orang pada hari ibi, Selasa (2/10/2012) berangkat ke daerah Maluku dan Maluku Utara untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan daerah rawan dengan menggunakan fasilitas kapal Laut milik TNI AL di Dermaga Ujung Armatim Surabaya.

Dalam upacara pemberangkatan prajurit Yonif 512/ Quratara Yudha yang
terkenal dengan julukan prajurit Semut Hitam ini dilepas dengan tradisi upacara dan bertindak selaku Irup Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Murdjito dengan Komandan Upacara Danyonif 512/ Quratara Yudha Letkol Inf Murdianto Adhi Wibowo yang diikuti oleh seluruh prajurit Yonif 512 tanpa terkecuali.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Murdjito dalam sambutannya menyampaikan,
bahwa dengan terpilihnya prajurit Yonif 512/Quratara Yudha berarti Bangsa dan Negara telah memberi kepercayaan dan kehormatan untuk mengabdi dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui penugasan terhormat di propinsi Maluku dan Maluku Utara.

Perkembangan situasi dan kondisi di Maluku dan Maluku utara
saat ini memang telah berangsur-angsur membaik. Namun dinamika ini masih sulit diprediksi seiring dengan berbagai kepentingan dari berbagai kelompok yang ada di Tanah air, tidak terkecuali kepentingan segelintir orang yang ingin menjadikan propinsi Maluku dan Maluku Utara tidak lagi sebagai bagian dari NKRI sehingga perlu disikapi dengan tegas berdasarkan rambu-rambu Undang-undang yang berlaku.

Orang nomor satu di Kodam V/Brawijaya ini berpesan kepada seluruh prajurit 512 ini agar dalam penugasan nanti berperilaku positif, saling membantu tanpa membedakan kelompok, golongan, suku, ras dan agama (Sara) maupun adat istiadat serta budaya Maluku.

Hayati tugas sesuai jabatan masing-masing, perangi rasa bosan
dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif untuk mencapai hasil yang optimal, maka kesuksesan akan diperoleh.

Berkaitan dengan hal tersebut dengan bekal latihan dan ilmu yang telah diperoleh dengan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM, beliau yakin dan percaya bahwa sebagai bagian dari Prajurit ’’Bhirawa Anoraga ” akan mampu dengan cerdas mengatasi setiap tantangan yang akan di hadapi di daerah operasi dengan baik dan benar.

Dengan semboyan Perkasa Tapi Tetap Rendah Hati ini maka tidak ada yang mustahil bagi Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjadikan Prajurit Yonif 512/Quratara Yudha yang taat beribadah ini sebagai yang terbaik di medan operasi.

Selesai melaksanakan upacara pemberangkatan tampak wajah tegas dan penuh semangat prajurit Batalyon Infanteri 512/ Quratara Yudha untuk segera berangka melaksanakan tugas negara selama lebih kurang 6 bulan di daerah rawan Maluku dan Maluku Utara yang sebelumnya diawali dengan pengecekan kesehatan dan kelengkapan administrasi lainnya.

Penulis: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved