Blog Tribunners

10 Manfaat Brokoli yang Jarang Diketahui

Beberapa nutrisi lain yang terkandung dalam brokoli yaitu beberapa magnesium, fosfor, sedikit seng

10 Manfaat Brokoli yang Jarang Diketahui
TribunnewsBogor.com/ Ardhi Sanjaya
Brokoli cah seafood. 
TRIBUNNERS - Brokoli berasal dari keluarga kubis dan dikategorikan sebagai tanaman hijau yang dapat dimakan, juga dikenal sebagai sayuran hangat dan lezat yang kaya dengan puluhan nutrisi dari setiap sayuran.
Brokoli merupakan sayuran pembangkit tenaga, manfaat untuk pencernaan, sistem kardiovaskular, sistem kekebalan tubuh, anti inflamasi dan pencegahan kanker.
Selain itu, sayuran hijau ini merupakan sayuran tanpa lemak yang rendah sodium, kalori dan tinggi akan serat, vitamin C, potasium, B6 dan Vitamin A.
 Dalam hal lain, brokoli juga dikemas oleh fitokimia dan antioksidan. Fitokimia yaitu bahan kimia pada tanaman yang bertanggung jawab atas warna, bau dan rasa.
Sedangkan antioksidan, yaitu bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh atau ditemukan pada buah-buahan, sayuran dan biji-bijian.
Fungsi antioksidan adalah untuk membantu tubuh dalam menemukan dan menetralisir radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel.
Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dibuat selama proses metabolisme.
 Beberapa nutrisi lain yang terkandung dalam brokoli yaitu beberapa magnesium, fosfor, sedikit seng dan zat besi. Lalu, apa saja manfaat kesehatan yang tersembunyi dari sayuran hijau dan super sehat ini? 
1. Pencegahan Kanker
Manfaat kesehatan brokoli yang paling terkenal meningkatkan kekebalan tubuh dan menyerang kanker. Sama seperti sayuran cruciferous lainnya, seperti kembang kol, kubis brusel dan kubis ini sangat protektif terhadap beberapa kanker perut dan usus.
Seain itu juga, brokoli mengandung khasiat membersihkan dan menghabiskan estrogen atau penyebab kanker dalam tubuh. Jadi, brokoli juga sangat cocok untuk mencegah kanker payudara dan kanker rahim.
2. Mengurangi Kolesterol
Brokoli yang tinggi serat, membantu mengeluarkan kolesterol dengan mengikat asam empedu di saluran pencernaan.
Serat larut dalam brokoli ini mampu mengikat sayuran dengan kolesterol dalam darah. Sehingga, kolesterol mudah diekskresikan dan keluar dari tubuh kita dengan mudah, bahkan varietas brokoli tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah hingga 6 persen.
3. Kesehatan Jantung
Salah satu manfaat dari brokoli ini adalah mengurangi kolesterol, dan secara tidak langsung itu pun dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu menjaga pembuluh darah agar tetap kuat.
Brokoli juga mengandung sulforaphane yang merupakan anti-inflamasi yang dapat mencegah atau membalikan kerusakan pada lapisan pembuluh darah yang juga disebabkan oleh peradangan karena kronis.
Brokoli dapat menjadi solusi masalah gula darah, karena sangat bagus untuk kesehatan jantung. Serat, vitamin dan asam lemak dalam brokoli membantu mengurangi kolesterol jahat, dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
 
4. Anti-Inflamasi
Brokoli adalah anti-inflamasi yang dapat memperlambat kerusakan sendi termasuk osteoarthritis.
Sulforaphane dalam brokoli juga dapat membantu penderita radang pada sendi, karena bahan kimia ini dapat menghambat enzim yang menyebabkan kerusakan sendi dengan menghentikan molekul kunci penyebab peradangan.
Selain itu, brokoli mengandung iskhiosianat dan asam lemak omega-3 yang membantu mengatur peradangan.
 
5. Kesehatan tulang
Brokoli sangat cocok untuk anak-anak, lanjut usia dan ibu menyusui. Mengapa demikian? Karena, brokoli mengandung kadar kalsium dan vitamin K yang tinggi.
Keduanya sangat penting untuk kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Brokoli juga kaya akan nutrisi lain, seperti magnesium, seng dan fosfor.
 
6. Kesehatan Mata
Seperti wortel, brokoli pun mengandung lutein yang tinggi. Lutein adalah zat antioksidan yang membantu menjaga kesehatan mata.
Kadar lutein dalam brokoli hampir sama dengan kadar lutein dalam wortel, sehingga kita bisa mengganti wortel dengan brokoli untuk membantu melindungi dari degenerasi makula (kondisi yang mengaburkan penglihatan sentral) dan katarak.
Brokoli juga mengandung beta-karoten, vitamin A, fosfor, B kompleks, vitamin C dan E. Semua nutrisi ini sangat bagus untuk perbaikan kerusakan karena radiasi berbahaya karena penggunaan ponsel atau terlalu sering berada di depan layar.
 
7. Antioksidan Kuat
Brokoli memiliki kadar antioksidan yang kuat, seperti lutein, zeaxanthin, beta-karoten dan antioksidan lainnya.
Sayuran hijau ini pun sangat terkonsentrasi dengan vitamin C, sehingga sangat bermanfaat untuk kekebalan tubuh. Selain itu, brokoli juga mengandung flavonoid yang membantu mendaur ulang vitamin C secara efisien.
8. Perawatan Kulit
Kadar vitamin C, mineral tembaga, seng, vitamin K, asam amino dan folat pada brokoli sangat membantu dalam menjaga kesehatan kulit dan juga sangat ideal untuk menjaga kekebalan tubuh.
Ini juga berarti, bahwa brokoli melindungi kulit dari infeksi dan akan menjaga cahaya alami dari kulit anda.
 
9. Anti Penuaan
Seperti yang kita tahu, brokoli sangat tinggi akan vitamin C dan memiliki banyak antioksidan. Hal ini, membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan yang sering merusak kulit.
Dianjurkan untuk mengkonsumsi brokoli secara teratur, untuk membantu mengurangi garis-garis halus, keriput, masalah kulit seperti jerawat dan juga pigmentasi.
10. Kesehatan Pencernaan
Brokoli yang tinggi serat, tentu saja akan membantu menjaga lapisan perut agar tetap sehat. Sulforaphane dalam brokoli membantu menjaga bakteri agar tidak ditumbuhi atau menempel terlalu kuat ke dinding perut.
 
Brokoli memang aman untuk dikonsumsi, namun dibalik itu semua brokoli dapat menyebabkan iritasi gas atau usus yang disebabkan oleh tingginya jumlah serat brokoli.
Jika anda mengkonsumsi brokoli sebagai anti kanker, ada baiknya mengkonsumsi brokoli dalam keadaan mentah namun cenderung mengiritasi perut dan menyebabkan gas.
Tetapi, nutrisi dari brokoli akan kita dapatkan semua. Sebaliknya, bila anda lebih suka mengkonsumsi dalam keadaan matang cukup dikukus selama 20 menit, atau direbus selama tiga menit, jika ditumis cukup sampai 5 menit. Namun, jika dimasak akan merusak dan mengurangi enzim pencegah kanker dari brokoli.

Selengkapnya

Penulis: Very Agus Nurjaman
Editor: Malvyandie Haryadi
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved