Senin, 13 April 2026
ABC World

Pussy Riots Mengaku Masuk Ke Lapangan di Final Piala Dunia

Kelompok bernama Pussy Riots yang selama ini banyak memprotes dan mengkritik kebijakan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengaku bertanggung…

Saluran televisi internet Dozhd menyebut pengunjuk rasa pria adalah Pyotr Verzilov, salah satu anggotta Pussy Riots yang paling terkenal.

Dihujani dengan berbagai pertanyaan, Verzilov menjawab " saya mendukung Rusia, sama seperti kamu - bila kamu memang bekerja untuk Rusia juga."

"Saya kadang berharap ini masih tahun 1937.\' ujar seorang pria yang tidak tampak dalam rekaman, merujuk ke tahun dimana pemimpin Uni Soviet ketika itu Stalin membungkam para pengkritiknya dengan keras.

Pussy Riot menjadi terkenal ke seluruh dunia setelah beberapa angota mereka yang mengenakan topeng muka menyanyikan lagu yang mengkritik Putin di Katedral di Moskow.

Dua diantara mereka termasuk istri Verzilov dihukum hampir dua tahun penjara karena protes tersebut.

Putin sendiri berada di stadion menonton pertandingan bersama dengan Presiden Prancis dan Kroasia, dan juga Presiden FIFA Gianni Infantino.

Pertandingan dimenangkan Prancis 4-2.

FIFA belum memberikan komentar walau sudah dihubungi.

Panitia penyelenggara lokal mengataakn tidak memiliki informasi tambahan mengenai insiden tersebut.

Protes ini sempat ditayangkan sebentar oleh televisi di seluruh dunia yang merelay siaran, namun kebijakan FIFA biasanya adalah mengalihkan tayangan ke tempat lain bila ada penonton yang masuk k lapangan.

AP

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved