Peruri Gelontorkan Rp 80 Miliar Lahirkan PT Peruri Digital Security
Dengan modal kerja Rp 80 miliar, Perum Peruri melahirkan anak usaha PT Peruri Digital Security (PDS).
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dengan modal kerja Rp 80 miliar, Perum Peruri melahirkan anak usaha PT Peruri Digital Security (PDS). Dengan kehadiran PDS, Peruri menargetkan anak usaha berkontribusi sekitar 10 persen pada pendapatan Perum Peruri.
Direktur Utama Perum Peruri Prasetio menjelaskan PDS akan bergerak di bidang pembayaran transaksi digital. Dengan jasa digital, Peruri bisa mengembangkan bisnisnya.
"Saat ini pendapatan Peruri mengandalkan dari pendapatan mencetak uang, dokumen dan surat berharga lainnya. Digital money adalah bisnis masa depan, Kami ingin masuk juga ke sana,” ujar Prasetio, Rabu (12/2/2014).
Prasetio mengatakan bahwa pendirian PDS yang 99 persen sahamnya dikuasai Perum Peruri merupakan bagian dari langkah cepat BUMN yang dipercaya pemerintah mencetak uang. Hal ini mengikuti perkembangan dan dinamika pasar, khususnya mengarah kepada tehnologi berbasis digital.
“Selama ini kita dikenal sebagai perusahaan nasional yang sangat secure dalam mencetak uang, atau kartal money. Ke depan, kita juga ingin unggul di bidang digital money. Pengembangan ke arah sana terus kita lakukan lewat PDS,” ucap Prasetio.
Saat ini PT Peruri Digital Security telah mengembangan empat lini bisnis, meliputi Smart Card Production & Personalization, Digital Security & Sertificate of Authority of Transactions, Card Management System & Smart Loyalty Management System serta E-Authentication & Validation.
“Kita berharap bisa mengambil peluang besar di pasar produksi dokumen-dikumen sekuriti berbasis tehnologi digital seperti e-passport, smart card, chip plastic card, contactless card, dan berbagai produk lainnya,” ujar Direktur Utama PT Peruri Digital Security Kemal.