Rabu, 8 April 2026

Produksi Migas Jambi Ditopang Petrochina

Petrochina International Jabung Ltd memberikan kontribusi besar bagi produksi minyak bumi dan gas alam di Provinsi Jambi.

Editor: Sugiyarto
NET
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Petrochina International Jabung Ltd memberikan kontribusi besar bagi produksi minyak bumi dan gas alam di Provinsi Jambi.

Dalam sehari saja perusahaan yang memiliki luas wilayah kerja 1.643 kilometer persegi ini menghasilkan 54.437 barrels of oil per day (BOPD).

Jumlah ini merupakan sebagian produksi migas dari sedikitnya 7 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) produktif di Jambi 139.400 BOPD.

Demikian disampaikan perwakilan manajemen Petrochina dan Kepala SKK Migas Sumbagsel saat kegiatan field visit bersama Forum Jurnalis Migas Jambi di BGP Petrochina, Tanjung Jabung Barat, Senin (15/9).

BGP Operation Super Intendent Petrochina Int Jabung Ltd, Amir Fadilah mengatakan produksi keseluruhan Petrochina di Betara seperti gas alam sebesar 6.329 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) , kondensat 9.009 per hari, dikuti minyak bumi, serta crude oil secara total 54.437 BOPD.

Hasil produksi ini diproses di BGP plant area atau tempat pemisahan semisal antara natural gas dan sales gas yang kemudian dikirim lagi smpai ke luar negeri.

"BGP merupakan station tempat berkumpulnya minyak. Yang fungsinya sebagai fasilitas pengolahan natural gas," ujarnya.

Kepala SKK Migas Sumbagsel, Tirat Sambu Ichtijar menyampaikan dilihat dari produktifitas sumur, produksi migas Jambi saat ini masih berfluktuasi.

Namun, untuk Sumbagsel, kata dia, Jambi masih peringkat kedua tertinggi produksi migas.

Untuk minyak bumi saja dengan rata-rata produksi mendekati 30 ribu BOPD. Ia menyebutkan produksi migas di Jambi separuh lebih dihasilkan oleh Petrochina, selebihnya K3S lain diantaranya EMP Gelam, Pertamina Meruap, Mond'Or, UBEP Pertamina, Runhil, Akar Gulino dan lainnya.

"Tetap ada pengembangan sedang giat-giat, tapi pelaksanaannya tidak semua melakukan pengeboran. Mudah-mudahan tahun 2015 sudah nampak, karena mampir semua K3S udah mengajukan ini (pengeboran)," paparnya.

Mengengenai cadangan migas kedepan menurutnya K3S sebagai operator tentunya memiliki teknis bagamana cara mempertahankan supaya tidak terjadi penurunan yang drastis.

Ia mencontohakn seperti melakukan penyedotan lebih banyak gas, ataupun dengan pengeboran baru untuk mencari cadangan. (hdp)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved