Badan Otoritas Pariwisata Bakal Dibentuk

Rencananya, badan tersebut akan dibentuk di 10 kawasan wisata prioritas yang kini tengah dikembangkan pemerintah.

Badan Otoritas Pariwisata Bakal Dibentuk
Barry Kusuma
Pulau Mios Kon di Raja Ampat, Papua. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah akan membentuk Badan Otoritas Pariwisata.

Rencananya, badan tersebut akan dibentuk di 10 kawasan wisata prioritas yang kini tengah dikembangkan pemerintah.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, pembentukan badan otoritas pariwisata ini bertujuan untuk mempercepat proses pengembangan pariwisata.

Sebagai payung hukumnya, pemerintah akan menerbitkan keputusan presiden (Keppres) tentang badan ini.

"Intinya supaya pengembangan pariwisata jangan terlalu banyak diganggu, misalnya oleh bupati dan lain sebagainya," katanya, kemarin, dalam diskusi ekonomi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, selain di 10 kawasan wisata prioritas, pemerintah akan membentuk badan otoritas pariwisata nasional.

"Akhir tahun ini diharapkan selesai pembentukannya," ujar Arief.

Catatan saja, pemerintah kini tengah berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing yang saat ini masih di bawah 10 juta orang per tahun, menjadi 20 juta orang per tahun pada 2019.

Untuk mewujudkannya, pemerintah telah menetapkan 10 kawasan wisata prioritas untuk dikembangkan.

Yakni Tanjung Lesung, Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo, Bromo, Tengger, Kepulauan Seribu, Danau Toba, Wakatobi, dan Morotai.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved