Masyarakat Masih Senang Kredit Rumah Jangka Panjang
Dari data Rumah.com Property Market Outlook 2018, Iklim properti nasional sampai semester I 2017 cukup memuaskan.
Laporan wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari data Rumah.com Property Market Outlook 2018, Iklim properti nasional sampai semester I 2017 cukup memuaskan.
Hal ini dinyatakan oleh 63 persen responden, sementara 54 persen responden mengaku puas dengan usaha pemerintah untuk membuat harga rumah lebih terjangkau.
Baca: Anak Buah Dirjen Pajak Terciduk Bawa 30 Gram Sabu, Komisi III Minta Semua Pegawai Pajak Dites Urine
Head of Marketing Rumah.com Ike Hamdan menjelaskan masyarakat kelas menengah masih berminat pada rumah tapak dibandingkan apartemen.
Bahkan trendnya mereka rela menyicil dengan jangka waktu yang panjang demi mendapatkan hunian.
"Properti, khususnya residensial, yang diminati masih berkisar pada properti kelas menengah, dengan sistem pembayaran yang diminati adalah cicilan jangka panjang," ujar Ike Hamdan, di Jakarta, Kamis (19/10/2017).
Baca: Setya Novanto Kembali Dijadwalkan Jadi Saksi di Sidang Andi Narogong Besok
Untuk Rumah tapak cluster sebagai pilihan tipe properti yang akan dibeli, dinyatakan oleh 97 persen responden.
Sementara rumah tapak cluster (perumahan) dianggap lebih aman dibandingkan apartemen ataupun rumah non-cluster.
Apartemen sebagai pilihan tipe rumah yang akan dibeli, dinyatakan oleh 57 persen responden. Jumlah ini meningkat 35 persen dari survei semester kedua 2016.
Baca: Agus Yudhoyono Ungkap Buku yang Ditulis Ahok di Rutan Mako Brimob
"Jabodetabek masih menjadi lokasi incaran bagi responden yang membeli rumah, dengan Jakarta berada pada posisi teratas, disusul Bogor," kata Ike.
Untuk diketahui Bank Indonesia mencatat indikasi peningkatan pertumbuhan kredit baru pada Kuartal 2017.
Rasio KPR (Kredit Pembiayaan Rumah) terhadap GDP (Growth Domestic Product) pada 2016 tercatat sebesar 2.8 persen.
Rasio ini lebih kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai 45,9 persen, Malaysia (37,8 persen), Thailand (22,3 persen), dan Filipina (3,3 persen).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/taman-dhika-batu-tulis-jadi-pilihan-hunian-rumah-tapak_20170810_175138.jpg)