Breaking News:

Analisis RELI soal Penyebab Harga Saham Komoditas Melejit

Ini terjadi karena imbas optimisme awal rencana dari kebijakan pemerintah mengenai kebijakan pencampuran 20 persen minyak sawit ke BBM

Tribunnews/JEPRIMA
Petugas saat mengisi BBM mobil di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT Pertamina di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2018). Saat ini sebanyak 60 terminal BBM Pertamina telah menyalurkan Biodiesel 20 persen atau B20 untuk PSO (Public Service Obligation/Subsidi). Tribunnews/Jeprima 

Ia memprediksi, akibat sentimen dari ketegangan perdagangan Tiongkok dan Produksi minyak kelapa sawit yang lebih banyak dari perkiraan, berpotensi oversupply sehingga akan mengalami permintaan ekspor minyak kelapa sawit yang berlebihan.

Ke depan, pergerakan harga saham komoditas, akan sangat dipengaruhi oleh implementasi kebijakan B20 pemerintah dalam fase distribusi jika terdapat perbaikan.

Selagi menunggu implementasi kebijakan B20 yang sempurna, pergerakan kinerja saham komoditas CPO ini akan kembali berkiblat pada polemik produksi CPO, aktifitas permintaan impor dan ekspor, hingga pengaruh terhadap harganya sendiri.

Untuk itu, ia pun mewanti-wanti, agar investor lebih berhati-hati dalam menentukan keputusan investasi jangka menengah dan panjang karena kondisi pasar masih berpeluang bearish menanti tahun pemilu 2019 terlepas dari sentimen global yang terus mengkhawatirkan.

Kata Lanjar, sangat disarankan untuk melakukan trading jangka pendek dengan terus mengupdate informasi, disiplin membatasi resiko dan terus memperhatikan pergerakan harga saham.

“Untuk investor jangka pendek akan selalu ada peluang disaat market mengalami sell off besar-besaran dengan teknikal rebound. untuk investor jangka menengah hingga panjang cukup riskan untuk buy on hold jangka panjang disaat kondisi pasar sedangan mengalami trend bearish,” jelasnya.

Dari analisa riset Reliance Sekuritas, situasi politik jelang Pemilu 2019, tidak begitu terpengaruh signifikan terhadap saham berbasis komoditas. Hanya saja pengaruh dari tingkat kepercayaan investor pada instrumen saham yang akan bergejolak menghadapi tahun pemilu 2019.

Penulis: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved