Sabtu, 11 April 2026

Kurs Rupiah Melemah Sampai Rp 15.000 Per Dolar AS, Rizal Ramli: Ini Baru Permulaan

"Kalau kita tidak siap karena impor yang terus banjir, rupiah Rp 15 ribu ini baru permulaaan saja," ujar Rizal Ramli di Kompleks Parlemen

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Ekonom Rizal Ramli 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menanggapi kondisi rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika sebagai permulaan dari kondisi ekonomi yang bisa lebih berbahaya lagi.

Hal itu disampaikan Rizal Ramli usai menjadi pembicara diskusi "Rezim Devisa dan Strategi Menghadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah untuk Menjaga Stabilitas Perekonomian Nasional" yang digelar Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

"Kalau kita tidak siap karena impor yang terus banjir, rupiah Rp 15 ribu ini baru permulaaan saja," ujar Rizal Ramli.

Pria yang akrab disapa RR itu turut  mengungkapkan adanya emerging market juga punya dampak karena terkait dengan komposisi pinjaman kita yang semakin tinggi.

Baca: Adaro Energy Konversi Transaksi Dolar ke Rupiah

"Kalau kita gunakan angka current acount defisit tahap 1 yang minus 8 miliar dolar AS, BI memperkirakan bahwa current acount defisit tahun ini bakal minus 25 miliar dolar AS. Jelas itu punya dampak ke ekonomi kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, terjadinya perang dagang antara Amerika dengan China juga memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia.

"China tak bisa jualan barang dagangannya di Amerika, pasti dia (China) akan banjiri barangnya ke Indonesia," tutup RR.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi tadi berada di level Rp 15.085.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved