Breaking News:

GIIAS 2019

Gojek-Astra Kenalkan GoFleet, Layanan Angkutan Sewa Khusus

Perusahaan patungan yang sepakat dibentuk Astra dan Gojek ini akan menyediakan ribuan unit armada dengan sistem pengelolaan operasional

Penulis: Reynas Abdila
TRIBUNNEWS.COM/REYNAS
Presiden Direktur GoFleet Meliza M. Rusli usai peluncuran GoFleet 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Merangkul PT Astra International Tbk, Gojek membentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) yang diluncurkan pada pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019).

Saat peluncuran turut hadir Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla.

Sementara penandatangan kerja sama sudah dilakukan pada Maret 2019 dengan nilai investasi yang dirahasiakan.

Presiden Direktur GoFleet Meliza M. Rusli menyampaikan perusahaan patungan yang sepakat dibentuk Astra dan Gojek ini akan menyediakan ribuan unit armada dengan sistem pengelolaan operasional yang didukung Astra FMS (Fleet Management System) dan teknologi ride hailing GoCar.

Baca: Gandeng Gojek, Mitsubishi Motors Akan Kembangkan Bisnis Potensial di Luar Otomotif

“Layanan GoFleet ini memberikan kendaraan kepada mitra driver. Simbiosis dari Gojek dan Astra kami harap dapat menjadi solusi mobilitas yang terbaik di Indonesia. GoFleet sementara baru dapat melayani wilayah Jabodetabek,” urai Meliza.

Meliza menjelaskan ada ribuan unit kendaraan untuk mendorong pengembangan bisnis ride hailing roda empat perusahaan patungan ini.

“Dengan GoFleet ada banyak benefit yang diperoleh termasuk perawatan rutin kendaraan, asuransi jiwa serta tambahan pendapatan bagi mitra driver,” paparnya.

Direktur GoFleet Pandu Adi Laras menjelaskan layanan angkutan sewa khusus tidak sama dengan perusahaan taksi.

“Kami tawarkan di sini solusi mobilitas, jadi driver dapat akses terhadap kendaraan. Kemudian akses pemeliharaan kendaraan, dan juga pelayan akses emergency,” papar Pandu.

Saat ini, penetrasi industri ride hailing dan layan-antar makanan online di Indonesia diperkirakan baru berada pada tingkat 2-3 persen dari populasi, sementara di Tiongkok telah mencapai 14 persen.

Secara bertahap GoFleet direncanakan akan mulai mengoperasikan ribuan unit kendaraan untuk dipergunakan mitra driver di area Jabodetabek.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved