AirAsia Cat Bodi Pesawatnya dengan Corak Livery 'Sustainable ASEAN'

AirAsia meluncurkan corak livery baru yang menampilkan logo "Sustainable ASEAN" di Don Mueang Airport, Bangkok

AirAsia Cat Bodi Pesawatnya dengan Corak Livery 'Sustainable ASEAN'
Ria Anatasia
CEO AirAsia Group Tony Fernandes (keenam dari kanan) beserta bos-bos AirAsia di ASEAN saat peluncuran corak livery baru "Sustainable ASEAN" di Don Muang Airport, Bangkok, Jumat (9/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Maskapai berbiaya murah AirAsia meluncurkan corak livery baru yang menampilkan logo "Sustainable ASEAN" di Don Mueang Airport, Bangkok, Jumat (9/8/2019).

Hal ini sebagai upaya mempromosikan pariwisata berkelanjutan sekaligus memperkenalkan logo tanda kepemimpinan Thailand sebagai Ketua ASEAN tahun ini.

"Sebagai maskapai berbasis di ASEAN kami ingin menampilkan hal-hal yang spesial dari rumah kami ini, dan menegaskan kembali komitmen kami terhadap konsep keberlanjutan," ujar CEO AirAsia Group Tony Fernandes.

"Kami harap corak pada pesawat ini dapat menjadi pembicaraan di masyarakat dan mendorong ketertarikan khususnya tentang dampak serta manfaat wawasan pariwisata berkelanjutan bagi wilayah ASEAN yang merupakan rumah dari sekitar 650 juta penduduk," imbuhnya.

Baca: AirAsia Kembangkan Konektivitas Domestik dari Jakarta

Baca: Maskapai Lain Larang Selfie di Kabin, AirAsia Justru Gelar Kontes Foto di Pesawat

Untuk mendukung konsep berkelanjutan, Tony mengatakan pihaknya melakukan berbagai program edukasi ke penumpang, seperti mengajarkan mereka membuang sampah pada tempat yang disediakan di pesawat, serta menjaga lingkungan destinasi-destinasi yang dikunjungi.

CEO AirAsia Group Tony Fernandes (keenam dari kanan) beserta bos-bos AirAsia di ASEAN saat peluncuran corak livery baru
CEO AirAsia Group Tony Fernandes (keenam dari kanan) beserta bos-bos AirAsia di ASEAN saat peluncuran corak livery baru "Sustainable ASEAN" di Don Muang Airport, Bangkok, Jumat (9/8/2019) (Ria Anatasia)

"Soal konsep berkelanjutan, salah satunya melibatkan lingkungan. Ketika kami bertemu komunitas lokal, kami pelajari budaya mereka demi memastikan kami tidak merusak wisata lokal," jelas Tony.

Selain itu, dia mengklaim pesawat AirAsia lebih hemat energi dan lebih rendah jejak karbon sebesar 4 persen.

Kemudian ada program pariwisata berkelanjutan berbasis komunitas "JourneyD", serta pembinaan berbagai wirausaha sosial di wilayah ASEAN melalui yayasan filantropi milik AirAsia, AirAsia Foundation.

"Kami juga merasa bertanggung jawab untuk menumbuhkan perekonimian masyarakat ASEAN. Salah satunya dengan memberdayakan mereka membuat produk, seperti kopi, sayur dan buah-buah," ucapnya.

Livery baru tersebut dicat pada bodi pesawat Airbus A320 dengan registrasi 9M-AJW yang berbasis operasi di Malaysia.

Pesawat ini melayani lebih dari 50 destinasi di 10 negara ASEAN dari Kuala Lumpur.

AirAsia juga akan meluncurkan pesawat kedua dengan livery yang sama untuk dioperasikan di Bangkok akhir tahun ini.

Untuk merayakan momen spesial ini, AirAsia juga menawarkan promo khusus anggota AirAsia BIG untuk penerbangan dari Jakarta ke Surabaya, Sorong, Singapura, Labuan Bajo, dan Bangkok mulai dari Rp 299.000, serta penerbangan dari Kuala Lumpur ke Manila, Brunei, Phnom Penh, Vientiane, Krabi, Yangon dan Can Tho dengan harga spesial.

Promo ini berlaku hingga 11 Agustus 2019 untuk penerbangan pada 9 hingga 29 Februari 2020.

Penulis: Ria anatasia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved