Luncurkan Program Kemilau Emas, Bank BTN Bidik Tabungan Baru hingga Rp 3 Triliun

BTN menargetkan menjaring lebih dari 1.000 nasabah dari program ini dengan penghimpunan dana sebesar Rp 3 triliun.

Luncurkan Program Kemilau Emas, Bank BTN Bidik Tabungan Baru hingga Rp 3 Triliun
dok BTN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang akhir tahun, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berupaya mendorong penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terutama dana murah. Salah satunya dengan meluncurkan Program Kemilau Emas.

Lewat program ini, BTN memberikan hadiah langsung berupa logam mulia kepada nasabah yang mengendapkan dananya di dua produk perseroan yakni Tabungan BTN Prima dan Tabungan BTN Batara. Selain itu, program ini juga ditambah dengan tabungan yang kompetitif.

Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria mengatakan, BTN menargetkan menjaring lebih dari 1.000 nasabah dari program ini dengan penghimpunan dana sebesar Rp 3 triliun.

Program Kemilau emas berlaku sejak awal November 2019 hingga penghujung Desember 2019. Hadiah emas yang ditawarkan berbentuk kepingan logam mulia mulai dari 5 gram sampai 75 gram.

Hadiah emas tergantung akan tergantung nominal penempatan dananya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Berlaku juga kelipatan logam mulia, dengan maksimal benefit keping emas per nasabah seberat 150 gram emas.

”Jadi nasabah BTN minimal menempatkan dana baru sebesar Rp 2 miliar, kemudian dtambahkan penempatan dana pada Tabungan BTN Batara sebesar Rp 100 juta, dana tersebut wajib diendapkan atau diblokir selama 3 hingga 4 bulan, maka dapat langsung membawa pulang logam mulia,” jelas Budi di Jakarta, Kamis (31/10).

Adapun dana yang ditempatkan dalam program ini harus dana segar dan bukan dana pengalihan dari produk BTN lainnya.

Nasabah yang dibidik dari Program Kemilau emas adalah nasabah kaya maupun nasabah dari BTN Prioritas. Khusus dari nasabah prioritas, Budi berharap dapat menarik minat dari nasabah prioritas Bank BTN yang saat ini mencapai lebih dari 65.000 rekening.

"Bunga tabungan yang kompetitif masih menjadi andalan perbankan menggaet nasabah di tengah ketatnya persaingan dan likuiditas Bank yang juga cenderung ketat,” kata Budi.

Adapun per Agustus 2019, DPK total baik konvensional maupun syariah Bank BTN sudah terkumpul di atas Rp 231,8 triliun atau sekitar 95% dari target tahun ini.

Khusus untuk DPK dari BTN Konvensional sudah mencapai rRp 209,2 triliun atau tumbuh 19,2 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 175,5 triliun.

“Peningkatan DPK ritel melalui program Kemilau Emas diharapkan dapat mendongkrak CASA Bank BTN yang saat ini porsinya masih sekitar 40% dari total DPK Bank BTN,” kata Budi.

Budi menegaskan untuk memupuk DPK, BTN akan lebih gencar meningkatkan produktivitas outlet, meningkatkan nasabah ritel berbasis payroll, dan meningkatkan penetrasi penggunaan e-channel BTN dengan memperluas kerjasama dengan merchant.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Luncurkan program kemilau emas, Bank BTN bidik tabungan baru Rp 3 Triliun

Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved