Masuknya Swasta Tidak Menjamin Harga Avtur Terjangkau

Alvin Lie mengungkapkan, kehadiran pihak swasta tak menjadi jaminan harga avtur yang terjangkau.

Masuknya Swasta Tidak Menjamin Harga Avtur Terjangkau
Tribun Jabar
Proses pengisian avtur dari mobil tangki Pertamina ke pesawat yang akan take off di BIJB Kertajati, Kabupaten Cirebon, Selasa (10/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keinginan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengundang pihak swasta menjual avtur bagi industri pertambangan menuai tanggapan beragam.

Pengamat Penerbangan dan anggota Ombudsman bidang perhubungan dan infrastruktur Alvin Lie mengungkapkan, kehadiran pihak swasta tak menjadi jaminan harga avtur yang terjangkau.

Dirinya menilai, perlu ada kebijakan lain oleh pemerintah. Kebijakan ini termasuk kewajiban pihak swasta untuk menyalurkan avtur ke bandara-bandara di kawasan Indonesia Timur seperti Ambon, Jayapura dan Kupang.

"Konsumsi avtur di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 60% dari total konsumsi avtur seluruh Indonesia. Tidak heran banyak yang tertarik untuk masuk," sebut Alvin kepada Kontan.co.id, Selasa (26/11).

Alvin menambahkan, konsumsi avtur merupakan penyumbang 30% hingga 40% dari total biaya operasional maskapai. Untuk itu, pemerintah harus berani memberikan kewajiban dan peluang yang sama.

"Dengan demikian maka (industri penerbangan) akan baik-baik saja, jika tidak maka tidak akan ada yang menyuplai kebutuhan avtur untuk bandara-bandara kecil," tandas Alvin.

Turunkan Harga Avtur

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar pesawat atau avtur.

Jika tidak, Budi Karya mengancam akan mengundang swasta untuk menjual avtur di seluruh bandara di Indonesia supaya harganya lebih kompetitif.

Menanggapi hal itu, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah enggan berandai-andai mengenai masuknya swasta sebagai penjual avtur.

Baca: Libur Akhir Tahun, Harga Tiket Pesawat Garuda Naik, Apa kata Manajemen?

Baca: CEK FAKTA: Pertamina Sebut Gaji Ahok Rp 3,2 Miliar Hoaks, Ini Aturan Gaji untuk Komisaris Utama

Baca: Pengamat M Qodari Khawatir Candaan Ahok di Hari Pertama Jabat Bos Pertamina, Soroti Bom Waktu

Halaman
123
Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved