Jababeka Siapkan Pengembangan Kota Beronsep Transit Oriented Development

Konsep terbaru ini diyakini akan menjadi konsep primadona karena akan membuat Jababeka terhubung langsung dengan beragam moda transportasi

Jababeka Siapkan Pengembangan Kota Beronsep Transit Oriented Development
HANDOUT
Business Lunch Gathering Kota Mandiri Jababeka di Ballroom Holiday Inn Cikarang, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengembang kota mandiri Jababeka, Jababeka Residence, akan mengembangkan tata kota berkonsep Transit Oriented Development (TOD), sebuah tren baru pengembangan kota mandiri yang memadukan infrastruktur kota dengan hunian dan moda transportasi.

Sutedja S. Darmono, President Director Jababeka Residence di acara Business Lunch Gathering Selasa (11/2/2020) lalu mengatakan, konsep tata kota Jababeka akan mengadopsi tata ruang campuran dan memaksimalkan penggunaan angkutan massal yang terintegrasi dengan seluruh kawasan di Jababeka.

Konsep terbaru ini diyakini akan menjadi konsep primadona di masa datang karena akan membuat Jababeka terhubung langsung dengan beragam moda transportasi yang terintegrasi secara utuh.

Infrastruktur pendukung kawasan ini antara lain Tol JORR II, LRT Jakarta-Cikarang, MRT Balaraja-Cikarang, DDT Commuter Line, High Speed Train Jakarta-Bandung, Bandara Kertajati, serta rencana proyek Pelabuhan Patimban.

Di tengah kota Jababeka juga telah disiapkan pengembangan kawasan factory outlet premium dan sentra kuliner terpadu dengan cita rasa internasional, dimana proyek ini diyakini akan menyerap perhatian banyak peminat.

“Tahun 2020 ini, merupakan tahun yang penuh dengan prospek baru, banyak pembangunan infrastruktur yang dipercepat ke arah koridor Timur, tentunya hal ini bisa menjadi peluang baru yang harus segera kita tangkap,” ujar Sutedja S. Darmono.

Dia menambahkan, tahun tikus logam merupakan momen tepat untuk menjadikan Kota Jababeka sebagai destinasi investasi 2020 di Timur Jakarta karena kawasan ini kini tengah berkembang sangat pesat dan menjadi lokasi yang makin strategis bagi pebisnis.

Budihardjo Iduansjah Chairman Hippindo menyatakan, perkembangan yang begitu pesat di kawasan Timur Jakarta seperti Jababeka menjadi daya tarik tersendiri bagi pergerakan dan perkembangan bisnis di Indonesia.

"Dengan infrastruktur yang semakin lengkap tak menutup kemungkinan berbagai peluang dan potensi di dalamnya,” ungkap Budihardjo.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata periode 2014 – 2019 menilai Kota Jababeka dapat menjadi pilihan lokasi yang strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata belanja dengan mulai hadirnya premium factory outlet dan wisata kuliner di wilayah ini.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved