Breaking News:

Lembaga Keuangan Syariah Mudahkan Permodalan UMKM

Tak dipungkiri pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah mengakibatkan krisis, mulai dari krisis kesehatan hingga ekonomi.

thinkstockphoto
Ilustrasi ekonomi syariah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak dipungkiri pandemi Covid-19 yang melanda dunia telah mengakibatkan krisis, mulai dari krisis kesehatan hingga ekonomi.

Namun demikian, dari sekian banyak sektor usaha yang terdampak, bisnis di bidang syariah justru dipandang akan menjadi solusi krisis ekonomi di Indonesia, terutama keuangan berbasis syariah.

Baca: Terima Halal Institute, Nono Sampono Ingatkan Potensi Bisnis Syariah

“Saya melihat bisnis (keuangan) syariah akan berkembang secara signifikan pasca pandemik ini,” kata pengusaha dan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandi Uno, Senin (20/7/2020).

Menurut Sandi, keuangan yang berbasis syariah sangat menjujung nilai keadilan karena mampu memberikan keleluasaan serta kelonggaran kepada para usahawannya atau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca: Pandemi dan Rencana Merger Dinilai Bisa Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Syariah Nasional

Tidak seperti bank-bank kredit dan pinjaman online yang menjamur saat ini dengan bunga yang tinggi. Hal itu justru yang akan mempersulit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkembang.

“Ternyata ada opsi tanpa riba yang syari yang sesuai perintah Allah. Oleh karena itu, mari kita dorong satu terobosan, Bank Infaq atau bank syariah lainnya. Karena ternyata sistem berbasis liberal dan kapitalis gagal dalam mengantisipasi krisis ekonomi yang dipicu Covid-19 ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa untuk mengatasi krisis yang terjadi saat ini harus ditumbuhkan wirausahawan atau pelaku usaha UMKM. Salah satunya dengan memberi kemudahan perizinan. Bukan saja usaha-usaha besar.

Baca: Ajak UMKM Lokal Berkembang dengan Pendekatan Konsep Syariah

Terlebih lagi, berdasarkan data, sekitar 97 persen lapangan kerja diciptakan UMKM dan 60 persen dari ekonomi nasional adalah kontribusi dari UMKM.

“Kalau kita ingin memajukan ekonomi, kita harus memberikan keberpihakan, kemudahan perizinan pada UMKM,” kata Sandi.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyebutkan, dengan adanya ekonomi syariah, akan memberikan keleluasaan atau kelonggaran kepada para usahawan yang sedang membutuhkan, terutama soal permodalan tanpa riba atau bunga.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved