Breaking News:

BPS Masih Punya Waktu Sepekan Lagi untuk Tuntaskan Sensus Penduduk 2020

Retno Sri Subiyandani mengatakan, sensus merupakan proses mendata secara lengkap semua penduduk yang ada di wilayah Indonesia.

WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
SENSUS PENDUDUK 2020 - Petugas Sensus Penduduk 2020 dari Badan Pusat Statistik Kota Tangerang, Nur Indah dan Neng Artati, sedang melakukan pemeriksaan daftar data penduduk dan verifikasi lapangan daftar penduduk tambahan di wilayah Rt 01/10 Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (2/9/2020). Kegiatan Sensus Penduduk 2020 ini bertujuan untuk memperoleh data dasar kependudukan yang sangat strategis dan terkini dalam rangka menuju satu data kependudukan Indonesia. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengejar sisa waktu sepekan lagi di kegiatan sensus penduduk 2020 di bulan September ini.

Kepala Biro Humas dan Hukum Endang BPS Endang Retno Sri Subiyandani mengatakan, sensus merupakan proses mendata secara lengkap semua penduduk yang ada di wilayah Indonesia.

"September bulan sensus penduduk 2020. Sisa 7 hari lagi," ujarnya saat menyambangi Kantor Redaksi Tribunnews, Kamis (24/9/2020).

Menurut dia, masyarakat harus berperan sebanyak-banyaknya dalam sensus penduduk kalo ini karena jika tidak maka data berpotensi jadi tidak valid.

"Kalau tidak berkenan, data kita tidak valid kalau semakin banyak yang tidak mau berpartisipasi. Petugas kita kejar sisa waktu ini untuk mendapatkan partisipasi semua penduduk Indonesia supaya tidak ada yang tidak terdata," kata Endang.

Baca: Ini Solusi Kepala BPS Selamatkan UMK dan UMB di Tengah Pandemi

Endang menambahkan, sensus penduduk dilakukan setiap 10 tahun sekali dan pada tahun 2020 merupakan kali ke-7 Indonesia melakukannya.

Baca: Anggaran BPS 2020 Dipangkas, Sensus Ekonomi Kena Imbas

"Indonesia melaksanakan sensus penduduk tiap 10 tahun terakhir 2010, 2000, dan seterusnya. Ini sensus penduduk ke-7, sensus sekarang tujuannya mendapatkan jumlah penduduk, jenis kelamin, karakteristik, serta komposisi di seluruh Indonesia untuk dapat satu data kependudukan," pungkasnya.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved