Breaking News:

UU Cipta Kerja

Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja Rusuh, Analis Prediksi IHSG Hari Ini Cenderung Tertekan

pro dan kontra Undang-undang Omnibus Cipta Kerja masih berlanjut hingga berujung pada aksi demo yang tidak kondusif membuat kekhawairan sendiri

Tribunnews/Jeprima
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan menguat terbatas pada Jumat (9/10/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diproyeksikan akan menguat terbatas pada Jumat (9/10/2020).

Sebelumnya IHSG ditutup hijau dengan kenaikan 0,7 persen pada level 5.039,14.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, meskipun sentimen positif akibat rencana negosiasi paket stimulus AS yang kembali berlanjut bisa mendorong pergerakan pasar, namun demo besar yang terjadi kemarin bisa menekan pergerakan IHSG akhir pekan.

“Indeks masih bisa positif karena pasar masih menunggu paket stimulus AS. Tapi demo besar kemarin akan menahan laju pergerakan indeks hari ini, dan mungkin akan menguat terbatas,” kata Hans kepada Kompas.com, Jumat (9/10/2020).

Setelah sebelumnya Presiden AS Donald Trump meminta Gedung Putih untuk mundur dari negosiasi stimulus dan berencana memberikan stimulus yang terpisah-pisah untuk setiap industri.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi menyatakan stimulus tidak bisa terpisah dan harus sepaket, sehingga perundingan dilaksanakan kembali.

Sementara itu, pro dan kontra Undang-undang Omnibus Cipta Kerja masih berlanjut hingga berujung pada aksi demo yang tidak kondusif membuat kekhawairan sendiri di pasar domestik.

Hans menilai kondisi ini jika dibiarkan akan mengulang kejadian yang pernah dialami AS kala banyak orang melakukan unjuk rasa terkait kasus kematian George Floyd.

“Karena kalau aksi demo dengan merusak seperti itu, aka nada risiko yang akan terjadi. Pertama, dampak kerusakan yang menyebabkan investor asing enggak berani masuk ke Indonesia. Kedua, penyebaran Covid-19 akan semakin tinggi seperti kasus Gerorge Floyd dimana AS mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi saat itu. Jangan sampai seperti itu,” jelas dia, seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel "Pasca-Demo Besar, Pergerakan IHSG Diproyeksikan Cenderung Tertekan".

Terkait demo besar tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelumnya mengaku sudah mengetahui sponsor dibalik aksi kerusuhan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved