Breaking News:

BPS: Sarang Burung Walet Sumbang Kenaikan Ekspor Pertanian 13,91 Persen

BPS mencatat ekspor sektor pertanian pada Januari 2021 tumbuh 13,91 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Tribun Timur/Sanovra JR
Sejumlah warga mencari sarang burung walet di antara puing reruntuhan bangunan di Jalan Andi Dai, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/1/2021). Gedung sarang burung walet 6 lantai ini ambruk akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang melanda Kota Mamuju. Tribun Timur/Sanovra JR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor sektor pertanian pada Januari 2021 tumbuh 13,91 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan kenaikan ini cukup besar yang disumbang dari berbagai komoditas.

"Penyumbang ekspor pertanian di antaranya sarang burung walet," kata Suhariyanto dalam paparan rilis BPS, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Imbas Kudeta Militer, BPS: Ekspor ke Myanmar Bakal Turun

Selain sarang burung, ada juga obat aromatik dan rempah-rempah, hasil hutan bukan kayu lainnya yang berkontribusi ke ekspor RI.

"Dan satu lagi mutiara dari hasil budidaya," tutur Suhariyanto.

Adapun negara tujuan ekspor Indonesia yang mengalami peningkatan yakni ke Thailand, Myanmar, Ukraina, Mesir, dan Spanyol.

Kementerian Perdagangan sebelumnya melihat potensi ekspor sarang burung walet yang nilainya sangat menggiurkan.

“Pak Mendag dan saya akan memastikan bahwa langkah ini terus berjalan dan terus dikawal baik dari dalam negeri maupun di luar negeri,” tutur Wamendag Jerry Sambuaga.

Selain itu juga pengembangan teknologi yang dilakukan oleh banyak start up yang digerakkan oleh anak muda.

Saat ini misalnya sedang diupayakan untuk memasarkan game online asal Indonesia serta ada juga produk lain seperti simulator mesin pertukangan, medis dan militer.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved