Breaking News:

Strategi Bisnis Panca Mitra Multiperdana 2021, Bangun Pabrik Baru hingga Tembus Pasar Eropa

Panca Mitra Multiperdana Tbk menyiapkan sejumlah ekspansi dan strategi bisnis pada 2021,

Kontan
ILUSTRASI - Ekspansi dan Strategi Bisnis Panca Mitra Multiperdana Incar Laba 12 Juta Dollar Tahun 2021 Ini 

“Tahun lalu, kami sudah mulai menerapkan strategi bisnis ini, tujuannya adalah untuk meningkatan profitabilitas Perseroan. Kami ingin mengurangi porsi penjualan produk commodity kami, khususnya Raw Shrimp, karena kompetisi di variasi ini sangat ketat, terutama dari India dan Ekuador yang berfokus pada produk Raw Shrimp. Sedangkan untuk produk value added ini, supply nya masih sangat sedikit dan demandnya sangat tinggi, sehingga memiliki marjin yang lebih baik,” jelas Martinus.

Melalui penerapan strategi – strategi ini, Perseroan menargetkan untuk meningkatkan volume penjualan sebesar 11 persen menjadi kurang lebih 20.000 ton dan peningkatan penjualan sebesar 11 persen menjadi sekitar 190 juta dolar AS di 2021.

“Kami targetkan penjualan dapat mencapai sekitar 190 juta dolar AS dan capaian laba bersih mencapai sekitar 12 juta dolar AS pada tahun 2021,” kata Martinus.

Selama tahun 2020, di tengah pandemi Covid-19, PMMP mampu menghasilkan kinerja yang fantastis, dengan kenaikan volume penjualan sebesar 14 persen (YoY Juni 2020).

Selain itu sesuai dengan Laporan Keuangan yang diaudit pada Juni 2020, penjualan Perseroan mencapai 83 juta dolar AS pada Juni 2020, atau naik sebesar 9,3 juta dolar AS atau 12,6 persen dari penjualan Juni 2019 yang tercatat pada 74 juta dolar AS.

Direktur Keuangan PMMP, Alin Rostanti menyampaikan bahwa kinerja Perseroan hingga periode Desember 2020 diperkirakan mampu mencapai target yang telah ditetapkan dengan kenaikan volume penjualan sebesar 20 persen (YoY Desember 2020).

Selain itu, penjualan Perseroan juga ditargetkan mencapai 170 juta dolar AS pada Desember 2020 atau naik sebesar 27 juta dolar AS atau 19 persen dari penjualan Desember 2019 yang tercatat sebesar 142,7 juta dolar AS.

“Saat ini, kami masih dalam proses audit untuk buku Desember 2020, saya perkirakan bulan Maret sudah selesai dan dapat kami publish”, tambah Alin.

“Di tengah pandemi Covid19 ini kami mampu mencapai target yang kami tetapkan sebelumnya dengan menerapkan strategi bisnis yang optimal dan didukung oleh kinerja perusahaan yang tetap baik.

Hal ini disebabkan pasar kita mayoritas adalah ritel, dimana selama Pandemi Covid-19 retailer menjadi salah satu industri yang diuntungkan, terutama di Amerika Serikat yang menyerap produk yang kita produksi dan dijual baik secara online dan offline,” kata Martinus.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved