Breaking News:

Pandemi Covid-19 Munculkan Tren Hunian Baru, Banyak Manfaatkan Ruang Terbuka

Paulus Totok Lusida mengatakan tren permukiman saat ini dan ke depan membutuhkan lebih banyak ruang terbuka.

Thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan tren permukiman saat ini dan ke depan membutuhkan lebih banyak ruang terbuka.

Fasilitas di kawasan permukiman juga dibentuk selengkap dan sealami mungkin.

Pasalnya, sebanyak 20 persen populasi dunia terkunci karena wabah pandemi Covid-19.

Sistem kerja dari rumah (work from home) dan tinggal di rumah (stay at home) menjadi langkah strategis untuk pencegahan wabah meluas.

Baca juga: Perkembangan Infrastruktur Kota Bekasi Jadi Daya Pikat Konsumen Properti

Rumah menjadi segalanya dan membentuk tren hunian masa depan.

“Selain itu, hunian kini dimanfaatkan untuk bekerja, belajar, beribadah. Pada titik itu, pengembang perlu berpikir kreatif mendesain hunian dengan memperhatikan sistem pencahayaan alami, sirkulasi udara, sistem sanitasi yang baik dan sehat” ujar Totok dalam sebuah seminar virtual baru-baru ini.

Direktur PT Jakarta Indah Makmur Tomoaki Kinoshita mengatakan hunian dengan sirkulasi udara sehat dan fasilitas ruang hijau terbuka, sangat dibutuhkan saat pandemi.

“Daya tarik utama The Veranda adalah memadukan oasis hijau, panorama alam yang mewah, air, udara segar dan cahaya alami ke dalam bangunan hunian vertikal guna meningkatkan kesehatan mental, fisik dan kualitas hidup penghuninya” ujar Tomoaki, Rabu (24/2/2021).

Jakarta Indah Makmur merupakan konsorsium Nishitetsu Group, pengembang ternama asal Jepang yang pengalaman sejak 1908 dengan 85 perusahaan di berbagai sektor.

Baca juga: BTN Bidik Uang Rp 3 Triliun dari Kalangan Menengah Atas

Associate Director The Veranda Elis Sumarto mengatakan The Veranda merupakan satu-satunya hunian yang mengadopsi lanskap taman resor Bali yang tenang dan alami di kawasan strategis Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Menurut Elis desain apartemen khas bergaya resor dengan zona yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi pekerjaan dari rumah, area bersama, akses ke alam terbuka dan cahaya alami, menjadi hunian tren pasca pandemi.

“WFH jadi tren yang bertahan pasca pandemi. The Veranda mengadaptasi tren penting itu guna mendukung mobilitas dan aktivitas penghuni” ucapnya.

Hunian dirancang dengan ceiling tinggi dan jendela luas di dua sisi yang memungkinkan cahaya alami dan sirkulasi udara segar mengalir bebas. 

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved