Breaking News:

Smesco dan Kimia Farma Pasarkan Produk Herbal UKM

Indonesia memiliki 30 ribu spesies tumbuhan maupun sumber daya laut, dan berpotensi menjadi pengekspor produk obat herbal terbesar di dunia. 

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
dok.
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - SMESCO menjalin kerja sama dengan Kimia Farma Tbk (BUMN) untuk memasarkan produk herbal Usaha Kecil Menengah (UKM)

MenkopUKM Teten Masduki menaruh harapan sinergitas ini dapat dimanfaatkan langsung pelaku UKM di tanah air.

“Pelaku UKM kami harap mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas. Sehingga skala ekonominya lebih efisien dan menjadi katalisator perekonomian Indonesia," kata Teten dalam penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Menurut Teten, kerja sama ini sangat penting bagi para UKM karena kualitas produk UKM sudah sangat baik. 

Hal ini salah satu alasan Kimia Farma bersedia memasarkan produk UKM. 

Baca juga: Bos Smesco: 301.115 UMKM Mulai Manfaatkan Platform Digital

“Momentum ini juga menunjukkan komitmen BUMN dalam mendampingi dan membantu para UKM," ujar MenkopUKM. 

Baca juga: Anggaran Kurang, Smesco Indonesia Gandeng Swasta untuk Kembangkan Produk UMKM

Saat ini, Kimia Farma sudah memiliki 1.300 gerai apotek di berbagai daerah yang dapat menjadi jalur pemasaran strategis bagi UKM. 

“BUMN dapat menjadi lokomotif UKM, menjadi pendamping, agregator, dan offtaker produk-produk UMKM," imbuh Teten. 

Teten meyakini kerja sama ini dapat berbuah manis. Apalagi, produk kesehatan yang di dalamnya terdiri dari produk herbal dan spa saat ini sedang bertumbuh. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved