Breaking News:

Menko Luhut Singgung Masalah Perizinan Penataan Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta penataan pipa dan kabel bawah laut didukung berbagai pihak.

ist
Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta penataan pipa dan kabel bawah laut didukung berbagai pihak.

Kebijakan ini telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri KP Nomor 14 Tahun 2021.

Menurutnya, hal yang menjadi perhatian adalah masalah perizinan.

Baca juga: KKP Jamin Penataan Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut Lebih Baik

"Hal besar lainnya adalah soal bisnis dari hulu ke hilir terkait perizinan baik itu kesesuaian ruang, lingungan maupun perizinan berusaha penggelaran kabel bawah laut atau pemasangan pipa bawah laut sesuai tindak lanjut ketentuan Undang-Undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," ucap Luhut dalam Sosialisasi Kebijakan Alur Pipa atau Kabel Bawah Laut, Senin (22/3/2021).

Luhut juga menekankan Indonesia ke depan fiber optic langsung ke Jakarta agar menciptakan efisiensi.

"Kita ke depan ingin kabel fiber optic langsung ke Jakarta sebagai final destination tidak perlu ke tempat lain. itu membuat kita lebih efisien. Jadi kita jangan pura-pura bodoh yang akhirnya merugikan negara kita. Indonesia harus jadi hub jadi jaagan membuat diri kita kerdil," kata Luhut.

Dalam Kepmen KP 14/2021 dilampirkan peta dan daftar koordinat 43 segmen alur pipa bawah laut, 217 segmen alur kabel bawah laut dan 2019 BMH (Beach main hole) termasuk empat lokasi landing stations yang ditetapkan lokasinya di Batam, Kupang, Manado, dan Jayapura.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin penataan alur pipa dan kabel bawah laut ke depan akan lebih baik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Tb. Haeru Rahayu menegaskan bahwa penerbitan Kepmen KP 14 Tahun 2021 berorientasi pada penertiban penggelaran kabel dan pipa bawah laut ke depan.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved