Breaking News:

Toray Group Jepang Luncurkan Program Project AP-G 2022 Untuk Pertumbuhan Sehat Berkelanjutan

Dalam keadaan ekonomi dunia terpukul oleh pandemi corona, Toray Group pada Mei 2020 meluncurkan program manajemen jangka menengah baru "Project AP-G 2

Richard Susilo
Kinerja Keuangan Konsolidasi Toray Industries Inc. 

Dalam aplikasi pakaian jadi, permintaan menurun karena penguncian dan inventaris saluran yang berlebihan di berbagai negara, sementara dalam aplikasi industri, bahan serba guna tetap lemah dan volume penjualan menurun.

Permintaan kain bukan tenunan meningkat untuk aplikasi pakaian medis dan masker dan terdapat tanda-tanda pemulihan dalam aplikasi otomotif sejak kuartal ketiga, tetapi faktor-faktor ini tidak mampu mengimbangi penurunan volume penjualan secara keseluruhan di segmen tersebut.

Akibatnya, pendapatan keseluruhan segmen Serat & Tekstil turun 13,4% menjadi   719,2 miliar yen dibandingkan dengan tahun fiskal sebelumnya dan pendapatan operasional inti turun 38,6% menjadi  36,6 miliar yen.

Kinerja Keuangan Berdasarkan  Bahan Kimia  dipengaruhi oleh stagnasi dalam kegiatan produksi yang disebabkan oleh COVID-19, tetapi permintaan telah kuat sejak kuartal ketiga dengan produsen otomotif  yang beroperasi dan pemulihan ekonomi China.

Bisnis bahan kimia melihat tren pemulihan di pasar bahan kimia dasar. Dalam bisnis film, untuk film pemisah baterai bagi baterai sekunder lithium-ion dipengaruhi oleh harga pasar yang lebih rendah,

Sementara film poliester untuk aplikasi optik dan komponen elektronik memiliki kinerja yang kuat.

Dalam bisnis bahan elektronik & informasi, permintaan terkait OLED meningkat.

Hasilnya, pendapatan keseluruhan segmen Performance Chemicals turun 5,4% menjadi  720,4 miliar  yen dibandingkan dengan tahun fiskal sebelumnya, sementara pendapatan operasional inti naik 22,8% menjadi  67,0 miliar yen.

Sementara penjualan aplikasi bilah turbin angin tetap kuat dalam aplikasi industri, aplikasi dirgantara dipengaruhi oleh penurunan tingkat produksi pesawat komersial.

Akibatnya, pendapatan keseluruhan segmen Bahan Komposit Serat Karbon turun 22,8% menjadi   182,9 miliar yen dibandingkan dengan tahun fiskal sebelumnya. Segmen tersebut membukukan kerugian operasi inti sebesar   7,5 miliar yen, turun sebesar   30,1 miliar yen dari tahun fiskal sebelumnya.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved