Breaking News:

Buwas Jamin Bulog Tidak Akan Impor Beras Tahun Ini

Perum Bulog saat ini memiliki cadangan beras untuk kebutuhan nasional mendekati 1,5 juta ton dan tidak perlu melakukan impor. 

Tribunnews/Irwan Rismawan
Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/3/2021). Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog saat ini memiliki cadangan beras untuk kebutuhan nasional mendekati 1,5 juta ton dan tidak perlu melakukan impor. 

"Kami bisa menjamin sampai akhir tahun ini, khususnya Bulog tidak akan impor beras dari luar negeri karena kebutuhan untuk cadangan beras pemerintah (CBP) sudah terpenuhi," kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) saat RDP dengan Komisi IV DPR, komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Hingga 17 Mei 2021, kata Buwas, stok beras Bulog mencapai 1.395.375 ton, yang terdiri dari 1.378.047 ton beras CBP dan 17.329 ton merupakan beras komersial. 

Baca juga: Bulog Jamin Ketersediaan Daging Beku di Wilayah Jakarta

Stok CBP 1,37 juta ton itu masih berada dalam batas aman yang ditetapkan pemerintah yaitu Bulog harus memiliki stok CBP antara 1 juta ton sampai 1,5 juta ton.

Baca juga: Jokowi: Kita Tidak Perlu Impor Beras Tapi Hitung-hitungannya Harus Pasti

"Kami masih mungkin menyerap sampai Juni karena ada sisa panen bulan Mei ini, sehingga bertambah jumlahnya," paparnya. 

Buwas menyebut, panen raya juga akan terjadi pada Agustus hingga September 2021, dan Bulog akan kembali melakukan penyerapan untuk memenuhi stok beras. 

"Sehingga apa yang ditetapkan pemerintah tentang CBP 1,5 juta ton beras, sebenarnya sudah terpenuhi," ucap Buwas. 

Sementara itu, penyaluran beras CBP dari Januari sampai dengan 17 Mei 2021 sebesar 185.429 ton, terdiri dari Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) 152.497 ton, tanggap darurat bencana 2.431 ton, dan golongan anggaran 30.501 ton. 

Untuk realisasi pengadaan gabah atau beras dalam negeri, jumlahnya mencapai 670.916 ton.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved