Dampak Pandemi, Transaksi via Alat Pembayaran Kartu Meningkat
Cara itu dipandang lebih praktis dan aman, sekaligus mengurangi penggunaan uang kartal (uang kertas dan uang logam).
Pertumbuhan positif ini tentu sangat menggembirakan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang cukup menantang.
Menurut Ritsuo Fukadai, peningkatan DPK tersebut didukung kontribusi dari dana murah, yaitu giro dan tabungan yang cukup signifikan.
Per Juni 2021, DPK naik Rp 923,70 miliar dibandingkan posisi 31 Desember 2020.
Untuk itu, kata dia, perseroan terus memastikan pertumbuhan DPK yang sehat, dalam rangka memperkuat strategi untuk menunjang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
"Dengan fokus utama meningkatkan layanan kepada nasabah, termasuk pada keluarga muda dan generasi millenial,” kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-bank-26-april-2019-bank-muamalat.jpg)