Breaking News:

Kawasan Industri Teluk Bintuni Terus Dikembangkan Dengan Skema Ini

Pengembangan Kawasan Industri Teluk Bintuni terus diakselerasi dengan konsisten oleh pemerintah.

Editor: Hendra Gunawan
istimewa
Kemenperin mengupayakan pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni dengan skema KPBU. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengembangan Kawasan Industri Teluk Bintuni terus diakselerasi dengan konsisten oleh pemerintah.

Kementerian Perindustrian menyebutnya upaya ini sebagai upaya ini sebagai wujud dukungan dalam rencana pengembangan KI Teluk Bintuni yang dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) atau yang lebih dikenal dengan public private partnership (PPP).

“Pengembangan KI Teluk Bintuni yang berbasis industri pengolahan gas ini dilakukan dengan skema Design Build Maintenance Transfer (DBMT) dengan jangka waktu KPBU selama 23 tahun,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Eko SA Cahyanto dalam keterangan resmi di situs Kemenperin, Jumat (22/10/2021).

Dirjen KPAII mengemukakan, KI Teluk Bintuni merupakan salah satu kawasan industri dengan status proyek strategis nasional (PSN) dan kawasan industri prioritas sesuai RPJMN 2020-2024.

Kawasan ini perlu mendapat perhatian ekstra dari pemerintah untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam mewujudkan pembangunan industri di Papua Barat.

Dua tantangan utama yang dihadapi dalam pengembangan KI Teluk Bintuni adalah proses pengadaan lahan di Desa Onar Baru, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat dan kepastian alokasi gas.

“Proses pengadaan lahan sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmennya dalam pengembangan kawasan setempat,” imbuh Eko.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menyampaikan bahwa pembangunan KI Teluk Bintuni diharapkan dapat segera terwujud.

Baca juga: Pengembang Jakarta Garden City Bangun Kawasan Pusat Bisnis Seluas 60 Hektar 

Pihaknya pun memastikan lokasi di sana sudah steril dan aman.

Masyarakat adat Marga Agofa juga disebut antusias menyambut kehadiran kawasan industri ini.

Halaman
12
Sumber: Kontan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved