Breaking News:

Mata Uang Kripto

Menelusuri Fondasi Teknologi Blockchain dan Aset Kripto di TKO Summit 2021

Aset kripto telah terbukti menjadi salah satu inovasi signifikan dan telah sepenuhnya mengubah cara kerja ekonomi keuangan di seluruh dunia

Penulis: Reynas Abdila
International Investment
Ilustrasi aset kripto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokocrypto, pedagang aset kripto terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menghadirkan TKO Summit 2021 pada 4 Desember 2021.  

Menggarap judul The Kripto Odyssey (T.K.O) Summit 2021, acara ini akan menghadirkan beragam topik dari 360 derajat sudut pandang mengenai ekosistem kripto dan blockchain.

Selain itu ada topik yang akan dibahas bagaimana kripto memiliki kekuatan untuk menciptakan disrupsi positif, sampai dengan kupas tuntas struktur GameFi yang membuka jalan transformasi tokenisasi aset melalui NFT Metaverse.

Aset kripto telah terbukti menjadi salah satu inovasi signifikan dan telah sepenuhnya mengubah cara kerja ekonomi keuangan di seluruh dunia. 

Menurut catatan Bappebti, terdapat lebih dari 7,4 juta investor kripto di Indonesia di bulan Juli 2021, melampaui jumlah investor saham ritel, yang menandakan bagaimana sektor aset kripto bertumbuh pesat dalam 1 tahun terakhir.

The Kripto Odyssey (T.K.O) Summit 2021 menitikberatkan fokus pada pendalaman pemahaman seputar pondasi teknologi dari blockchain, yang merupakan dasar dari aset kripto.

Baca juga: Dukung Perkembangan Aset Kripto Melalui Pintu Token

Blockchain seringkali dinobatkan sebagai teknologi yang akan menyetir industri revolusi ke-4, karena kemampuan dan karakteristik uniknya dalam aplikasi di dunia nyata yang terbukti telah membantu mengatasi perang melawan pandemi Covid-19.

Seiring dengan kegiatan ini, TKO by Tokocrypto juga akan meluncurkan Whitepaper terbaru yang berisikan update terkini dari TKO serta ekosistemnya. 

Acara ini mengundang berbagai ahli dari berbagai sudut sektor Blockchain di seluruh dunia, diantara lain Chia Hock Lai, Chairman dari ASEAN Blockchain Consortium, Juan Otero yang merupakan Co-Founder dan CEO dari situs booking perjalanan ramah crypto Travala.com, Weso yang sekarang memimpin platform DeFi Beefy Finance.

Ada juga Irene Umar sebagai salah satu pendiri dari Yielf Guild Games Southeast Asia (YGGSEA), Oscar Franklin Tan Chief Financial Officer (CFO) dari platform games NFT Enjin, serta perwakilan dari Tokocrypto sendiri Teguh Harmanda selaku Chief Operating Officer (COO).

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved