Breaking News:

DSP Labuan Bajo Raih Dua Penghargaan di Ajang Desa Wisata 2021

Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa dalam ADWI kali ini arahnya memang untuk membangkitkan ekonomi Bangsa di era pandemi.

Penulis: Reynas Abdila
Tribunnews/Irwan Rismawan
Wisatawan melakukan trekking di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (28/3/2021). Pulau Padar merupakan pulau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo dan menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan di Labuan Bajo. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Desa Wisata jadi upaya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. 

Hal itu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat acara Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya, kebangkitan ekonomi desa tentu juga bisa membangkitkan ekonomi nasional.

"Anugerah Desa Wisata saya harapkan dapat menjadi daya ungkit dan bangkit untuk desa-desa wisata di Indonesia agar bisa bangkit di era pandemi," kata Sandiaga Uno yang akrab dipanggil Mas Menteri.

Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa dalam ADWI kali ini arahnya memang untuk membangkitkan ekonomi Bangsa di era pandemi.

Sandiaga menambahkan bahwa tujuan dari program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari sekitar 57 ribu desa di seluruh Indonesia yang punya daya tarik wisata mendaftarkan desanya ke dalam program Kemenparekraf.

Baca juga: Pengembangan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo Habiskan Dana APBN Rp 190 Miliar

"Tentu kegiatan ini bisa membangun motivasi untuk pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata. Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini berikutnya,” tukas Sandiaga.

Setidaknya ada lebih dari 1.831 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia dan sudah dicatat oleh Kemenparekraf. 

“Kita akan terus kembangkan desa wisata, karena ada peningkatan ekonomi sebanyak 20-30 persen dari desa wisata,” tambah Sandi.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved