Breaking News:

Ternyata Utang Angkasa Pura I Sejumlah Segini, Kerugian Tahun Ini Tak Terhindarkan

Perseroan yang dipimpinnya diproyeksikan bakal mengalami kerugian Rp3,24 triliun pada tahun ini

Editor: Hendra Gunawan
Tribun Bali / Zaenal Nur Arifin
Suasana di area publik keberangkatan terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada Rabu (1/4/2020). Akibat pandemi dan pembangunan sejumlah bandara, pengelola bandara Angkasa Pura I mengalami kerugian. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) membantah memiliki utang sebanyak Rp 35 triliun kepada kreditur dan investor.

Direktur Utama AP I Faik Fami menyatakan, utang yang dimiliki hingga November 2021 adalah sebanyak Rp 28 triliun.

Meski demikian, perusahaan pengelola bandara di bagian timur Indonesia ini memiliki kewajiban lainnya kepada karyawan dan suplier senilai Rp 4,7 triliun.

Sehingga, total kewajiban AP I saat ini mencapai Rp 32,7 triliun.

Baca juga: Angkasa Pura I Miliki Utang Besar, Wamen BUMN: Tiap Bulan Rugi Rp 200 Miliar

"AP I tidak seburuk dari yang diberitakan selama ini. Memang ada utang kepada kreditur dan investor Rp 28 triliun, juga kewajiban lain ke karyawan dan suplier itu sekitar Rp 4,7 triliun. Jadi total kewajiban AP I sekitar Rp 32,7 triliun," jelas Faik dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/12/2021).

Menurut Faik, kondisi utang yang menumpuk itu bukan karena masalah yang bersifat struktural.

Namun demikian, utang tersebut memang membuat perusahaan belum bisa pulih dari dampak pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan, utang yang besar itu dikarenakan sebelum masa pandemi, AP I melakukan pengembangan di 10 bandara kelolaan.

Hal itu dilakukan untuk menyelesaikan persoalan lack of capacity yaitu gap antara tingginya jumlah penumpang dengan kapasitas bandara yang tersedia.

Sebagai gambaran, pada 2017 total jumlah penumpang di 15 bandara kelolaan AP I mencapai 90 juta, tetapi kapasitas terminal hanya sebesar 71 juta penumpang.

Baca juga: Terlilit Utang Rp 35 Triliun, Ini Proyek Bandara Angkasa Pura I yang Diduga Sebagai Penyebabnya

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved