Gandeng Layanan Fintech Stripe, Twitter Uji Cobakan Kripto Untuk Bayar Konten Kreator

Twitter uji coba pembayaran menggunakan mata uang kripto, untuk monetisasi konten bagi pengguna tertentu yang ada di dalam platformnya.

Editor: Sanusi
The Block Crypto
Twitter mengumumkan uji coba pembayaran menggunakan mata uang kripto, untuk monetisasi konten bagi pengguna tertentu yang ada di dalam platformnya. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Rencana Twitter dalam menjajaki dunia cryptocurrency makin terlihat jelas, terlebih setelah pihaknya mengumumkan uji coba pembayaran menggunakan mata uang kripto, untuk monetisasi konten bagi pengguna tertentu yang ada di dalam platformnya.

Dengan menggandeng raksasa fintech asal AS Stripe sebagai mitra dalam menyediakan pembayaran digital, nantinya kolaborasi ini memungkinkan pengguna Twitter agar dapat menerima penghasilan mereka dalam bentuk Stablecoin yang nilainya dipatok ke dolar AS.

Baca juga: Hindari Sanksi, Penambang Kripto Compass Jual Peralatan Senilai 30 Juta Dolar AS di Rusia

Penambahan fitur monetisasi ini sebenarnya sudah dilaksanakan Twitter sejak tahun lalu. Namun demi melebarkan sayapnya di industri cryptocurrency, sosial media berlogo burung biru ini akhirnya berekspansi dengan menyematkan fitur pembayaran kripto.

Dikutip dari Reuters, rencana tersebut diambil Twitter sebagai upaya untuk mengintegrasikan lebih banyak kreator sehingga baik pengguna maupun perusahaan dapat meningkatkan pendapatan.

Ide ini pun sejalan dengan adanya akuisisi Elon Musk terhadap saham Twitter pada Senin (25/4/2022) kemarin. Mengingat Musk sendiri adalah salah satu tokoh paling terkemuka di dunia cryptocurrency.

Baca juga: Wamendag: Kreativitas Game Lokal Tingkatkan Utilisasi Komoditas Aset Kripto

Sayangnya tak semua pengguna Twitter dapat menjajal fitur baru ini, hanya pengguna tertentu yang telah memenuhi syarat dari program Ticketed Spaces dan Super Follows Twitter yang dapat mengakses fitur pembayaran kripto tersebut.

Dengan menggunakan jaringan Polygon serta memanfaatkan penggunaan infrastruktur kripto di atas jaringan Ethereum, membuat transaksi kripto yang ditawarkan Twitter dapat ditukarkan kedalam bentuk mata uang fiat dengan cepat dan biaya yang lebih murah.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved