Dikabarkan Akan IPO, Bagaimana Prospek Blibli? Ini Kata Analis

Andhika Cipta Labora, mengatakan terafiliasinya Blibli dengan Djarum Group maka hal ini akan membawa dampak positif ke bisnis perusahaan tersebut

Blibli
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - E-commerce milik Djarum Group, PT Global Digital Niaga atau yang lebih dikenal dengan Blibli dikabarkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Analis PT Kanaka Hita Solvera (KHS) Andhika Cipta Labora, mengatakan terafiliasinya Blibli dengan Djarum Group maka hal ini akan membawa dampak positif ke bisnis perusahaan tersebut. 

"Terafiliasi dengan Grup Djarum yang bisnisnya solid, dan memiliki ekosistem yang besar di Indonesia akan menjadi sentiment positif untuk Blibli," papar Andhika saat dihubungi, Senin (6/6/2022).

Baca juga: Blibli Dikabarkan Akan Melantai di Bursa Efek, Analis Singgung soal Saham BUKA dan GOTO

Ia menyebut, saat ini pun masyarakat sudah mulai banyak melakukan aktivitas keluar kota dengan melakukan pemesanan tiket melalui tiket.com yang tergabung ke Blibli. 

Hal ini diyakini prospek Blibli akan berkembang baik ke depannya, seiring pemulihan ekonomi. 

"Membaiknya situasi pandemic, akan membuat pemesanan tiket transportasi akan naik dan membuat traffic kunjungan tiket.com akan meningkat," ujarnya. 

Blibli dikabarkan berencana menghimpun 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 7,2 triliun dari penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Baca juga: Akselerasi Pertumbuhan Industri Halal, Blibli Jadi Exclusive Partner MUFFEST+ 2022

Saat ini proses IPO Blibli dikabarkan memasuki tahap finalisasi dalam beberapa minggu ke depan. Jika semua sesuai jadwal, saham Blibli akan diperdagangkan di bursa paling cepat pada akhir Juli.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved