20 Perusahaan Pelat Merah Tembus Daftar 100 Perusahaan Terbesar Indonesia, Ini Kata Erick Thohir
Sejumlah perusahaan yang berstatus BUMN sukses bertengger dalam jajaran 100 perusahaan terbesar. apa kata Erick Thohir?
Transformasi BUMN juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44 persen secara year on year (yoy) pada kuartal II-2022.
Dengan total aset BUMN yang mencapai sekitar Rp 9.000 triliun pada 2021, kontribusi BUMN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 53 persen.
Selain mencatatkan pertumbuhan laba, lanjut Erick, BUMN tetap menjalankan fungsinya sebagai motor penggerak proyek-proyek yang menyerap tenaga kerja di tengah pandemi Covid-19.
Selama pandemi, BUMN secara masif telah mampu membuka lapangan kerja dalam sejumlah proyek besar besar.
Baca juga: Kinerja Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,44 Persen di Triwulan II 2022, Erick Thohir Pamer Kontribusi BUMN
Seperti proyek peningkatan kilang atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan yang menyerap 19 ribu tenaga kerja, hilirisasi batubara menjadi DME yang menyerap 10 ribu tenaga kerja, dan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang mencatatkan penyerapan hingga 200 ribu tenaga kerja.
Kemudian, pembangunan KEK Mandalika yang menyelenggarakan event internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal.
Dan yang paling spektakuler adalah penyerapan tenaga kerja melalui PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi 12,7 juta ibu-ibu pada Tahun 2021 dan akan didorong hingga mencapai jumlah 20 juta hingga tahun 2024.
"BUMN sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia harus mampu tampil dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, keseimbangan pasar, dan yang terpenting memastikan pembukaan lapangan kerja dapat terus terjadi," pungkas Erick.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteri-bumn-erick-thohir-memimpin-langsung-penanamv.jpg)