Masa Depan Teknologi Cloud

Startup Anda Terintegrasi dengan Cloud Computing? Ini 5 Aspek yang Bisa Anda Hemat!

Sebagai sebuah solusi pintar bagi para pelaku bisnis, cloud computing menghadirkan berbagai manfaat, seperti kemudahan dalam mengakses data.

Editor: BizzInsight
Shutterstock
Ilustrasi penggunaan cloud computing 

TRIBUNNEWS.COM - Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi serta meningkatnya penetrasi internet, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pun terus bergerak ke arah positif dengan cepat. Pertumbuhan ini turut ditandai dengan pemanfaatan teknologi oleh para pelaku bisnis, termasuk mereka yang berkecimpung di industri startup.

Salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh startup adalah cloud computing. Sebagai sebuah solusi pintar bagi para pelaku bisnis, cloud computing menghadirkan berbagai manfaat seperti kemudahan dalam mengakses data serta penyimpanan data dengan keamanan tingkat tinggi. 

Kelebihan yang dihadirkan oleh teknologi cloud computing tidak hanya itu. Bagi Anda, para pemilik perusahaan rintisan, teknologi cloud computing juga memberi manfaat untuk melakukan penghematan dalam lima aspek yang berbeda. 

Apa saja aspek yang bisa dihemat oleh para pelaku startup dengan cloud computing? Simak pembahasannya di bawah ini!

1. Menghemat Biaya Hardware

Umumnya, sebuah perusahaan tidak hanya membutuhkan satu atau dua perangkat keras saja dalam menjalankan bisnisnya. Di saat yang bersamaan, pemanfaatan hardware juga meningkatkan biaya perusahaan, dari pembelian hingga perawatannya

Namun, pemilik startup tak perlu lagi mengeluarkan biaya berlebih untuk pembelian komputer atau pengelolaan ruang penyimpanan data. Hal tersebut bisa dilakukan secara mudah serta hemat biaya dengan memanfaatkan teknologi cloud computing

Lewat teknologi cloud computing, data perusahaan akan tersimpan pada server online yang memiliki kapasitas sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sehingga pemilik perusahaan dapat menghemat pengeluaran untuk biaya hardware.

2. Menghemat biaya beli atau sewa software

Selain hardware, pelaku startup juga membutuhkan software atau perangkat lunak yang beragam dalam menjalankan bisnis. Tak jarang, pemilik startup perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membeli atau menyewa lisensi sebuah software

Lewat penggunaan teknologi cloud computing, para pelaku startup dapat melakukan efisiensi biaya dengan memanfaatkan jenis layanan Software as a Service (SaaS). 

Perusahaan Anda dapat berlangganan software yang dibutuhkan secara online hanya dengan layanan SaaS. Layanan ini mengizinkan Anda untuk membayar dan menggunakan software tersebut sesuai dengan kebutuhan, tanpa perlu membeli lisensi dan menginstal aplikasi tersebut. 

3. Menghemat tenaga kerja, tapi bisnis tetap produktif

Pemanfaatan teknologi cloud computing tak hanya memudahkan penghematan biaya perawatan hardware maupun software. Penggunaan cloud computing juga mengizinkan pemilik startup untuk menghemat biaya dalam hal tenaga kerja.  

Dengan memanfaatkan teknologi cloud computing, pemilik usaha tidak perlu lagi memperhitungkan jumlah pegawai tambahan untuk pemeliharaan TI karena server akan dikelola oleh penyedia layanan cloud.

4. Menghemat waktu

Tak hanya menghemat biaya, pemanfaatan teknologi cloud juga memudahkan startup untuk menghemat waktu dalam melaksanakan operasionalnya. 

Karena data yang tersimpan dalam cloud computing dapat diakses dari mana pun dan kapan pun, karyawan dapat menghemat waktu dalam mengerjakan tugas-tugas mereka dan berkolaborasi dengan mitra bisnis dengan mudah. 

5. Menghemat biaya untuk keamanan data

Yang terakhir namun tak kalah penting, teknologi cloud pun turut menghadirkan keunggulan dalam hal keamanan penyimpanan data. Penyimpanan data dalam cloud computing juga ditunjang dengan sistem keamanan yang terjamin dan telah dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan besar di seluruh dunia.

Bagi startup yang baru saja memulai usahanya, tingkat keamanan yang ditawarkan oleh cloud computing juga memberikan manfaat penghematan biaya. Dengan data-data yang tersimpan secara online dan terlindungi oleh sistem keamanan yang terjamin selama 24 jam, pelaku startup tak perlu lagi mengeluarkan biaya berlebih untuk menjangkau layanan penyimpanan data yang aman. 

Potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa depan

Tencent Cloud International Kenneth Siow
General Manager Singapore and Regional Director (SEA) Tencent Cloud International Kenneth Siow

Dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya, pemanfaatan teknologi cloud computing juga akan mendorong industri startup di Indonesia untuk terus berkembang bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Dalam wawancara bersama Tribun Network, General Manager Tencent Cloud International, Kenneth Siow, mendiskusikan tentang kunci penting bagi potensi ekonomi digital Indonesia beserta prediksi akan perkembangan ekonomi digital Indonesia di masa depan. 

Kenneth berpendapat, pertumbuhan ekonomi Indonesia salah satunya ditandai dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang terus meningkat dari tahun ke tahun.  

Pertumbuhan ini dapat dilihat secara khusus lewat peningkatan PDB di triwulan kedua tahun 2022. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, terjadi pertumbuhan PDB sebesar 5.44 persen (year on year), yang merupakan sebuah peningkatan dari angka 5.01 persen (year on year) di triwulan sebelumnya.

Dengan pertumbuhannya, Kenneth pun menyebut bahwa bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk melangkah menuju transformasi ekonomi digital. Menurutnya, Indonesia telah berada di jalur yang tepat untuk modernisasi dan transformasi ekonomi digital.

Ia pun menyebutkan bahwa kunci penting yang pertama dalam membentuk tren ekonomi digital di Indonesia sekarang ini adalah kemauan masyarakat Indonesia, terutama untuk mengelola aset dan sarana digital yang dimilikinya. 

Kedua, potensi dari ekonomi digital Indonesia tak terlepas dari fakta bahwa Indonesia adalah negara besar dengan jumlah populasi yang banyak. Terlebih, Indonesia juga memiliki populasi anak muda yang cukup besar. 

Yang ketiga adalah adopsi konektivitas 5G serta kemudahan dalam mengakses perangkat seluler seperti smartphone. Hal ini menjadi faktor yang mendorong perilaku serta kemauan konsumen dalam memanfaatkan ekonomi digital.  

Ketiga hal di atas menjadi faktor pendorong untuk menggerakkan potensi ekonomi digital Indonesia. Dengan kemauan masyarakat Indonesia dalam menerima perubahan serta teknologi baru, masyarakat pun dapat membawa potensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia ke jenjang berikutnya. 

Di sisi lain, persebaran akses internet di Indonesia masih belum merata. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi perkembangan ekonomi digital di nusantara.  Kenneth menyebut bahwa hal serupa juga terjadi sebelumnya di Cina, di mana perubahan serta pembangunan setiap daerah memang akan melewati tahapan yang membutuhkan waktu serta perjalanan yang berbeda-beda. 

Namun, ia optimistis bahwa dengan memulai pembangunan di kota-kota besar terlebih dahulu, maka Indonesia akan dapat mendorong akses kemajuan teknologi yang merata ke seluruh nusantara. 

“Kami melihat peluang besar untuk pertumbuhan di kawasan ini dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital. Dengan rangkaian layanan dan pengalaman Tencent Cloud dalam mendorong transformasi digital, kami bertujuan untuk memberdayakan dan mendukung para pelaku usaha dengan platform terbaik agar dapat tumbuh dan membawa dampak positif di kawasan,” ujar Kenneth. 

Kehadiran Tencent Cloud di Indonesia

Pada kesempatan tersebut, Kenneth juga menyebutkan bahwa para pelaku industri, termasuk startup, perlu bekerja sama dengan mitra teknologi yang tepat serta telah berpengalaman dalam bidangnya, seperti Tencent Cloud, untuk dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki, 

Menyadari besarnya potensi ekonomi digital Indonesia, Tencent Cloud telah menghadirkan dua data center yang terletak di Jakarta untuk memastikan bahwa data para pengguna layanan dan teknologi cloud dari Tencent Cloud tersimpan dan diproses langsung di Indonesia. 

Kemampuan Tencent Cloud dalam memberikan solusi dan teknologi terbaik bagi ekosistem digital Indonesia tidaklah dimulai dari nol. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun pada model Business To Consumer (B2C) di sektor gaming, pembayaran digital, aplikasi, dan multimedia, Tencent Cloud telah membangun keahlian dan kemampuan untuk membantu organisasi mencapai tahap selanjutnya dari perjalanan transformasi digital mereka.

Memanfaatkan rangkaian solusi dan pengalaman mendalamnya yang telah terbukti, Tencent Cloud mampu menciptakan dan menghadirkan teknologi dan layanan cloud yang menjawab tantangan unik dan kebutuhan bisnis bisnis Indonesia. Hal ini pada gilirannya akan membantu mengkatalisasi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Lewat layanan dan solusi cloud dengan sistem keamanan kelas dunia, content delivery berkualitas, serta infrastruktur berskala global, Tencent Cloud menawarkan jenis solusi yang luas dari Infrastructure as a service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), dan Software as a Service (SaaS), yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Tencent EdgeOne untuk  jaringan berkualitas dan keamanan tingkat tinggi

Dengan pesatnya pertumbuhan digitalisasi, Tencent Cloud terus menghadirkan inovasi melalui layanan dan teknologinya. Komitmen ini sekali lagi ditunjukkan oleh perusahaan melalui solusi teknologi terbarunya, Tencent Cloud EdgeOne.

Tencent Cloud EdgeOne adalah platform satu atap yang disempurnakan yang mengintegrasikan pengalaman Tencent dalam kinerja dan keamanan jaringan dengan efisiensi dan stabilitas tinggi untuk perusahaan dari berbagai industri.

Dengan lebih dari 2.800 node akselerasi global di lebih dari 70 negara dan wilayah, Tencent Cloud EdgeOne dapat memberikan kinerja jaringan berkualitas tinggi tanpa mengorbankan keamanan mereka, menjadikannya solusi optimal bagi startup yang ingin mengembangkan bisnis mereka dan memperluas jejak digital mereka di seluruh Indonesia dan bahkan di seluruh Asia Pasifik.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi www.tencentcloud.com

Penulis: Anniza Kemala | Editor: Bardjan

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved