Badai PHK

Umumkan PHK, Saham GOTO Bergerak Perkasa dengan Nilai Transaksi Mencapai Rp309,24 Miliar

Saham GOTO pada perdagangan Jumat (18/11/2022) ditutup menguat 3,74 persen atau 8 poin ke level Rp222 per saham.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap perkasa usai manajemen perusahaan mengumumkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.300 karyawan. Berdasarkan data RTI, saham GOTO pada perdagangan Jumat (18/11/2022) ditutup menguat 3,74 persen atau 8 poin ke level Rp222 per saham. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap perkasa usai manajemen perusahaan mengumumkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.300 karyawan.

Berdasarkan data RTI, saham GOTO pada perdagangan Jumat (18/11/2022) ditutup menguat 3,74 persen atau 8 poin ke level Rp222 per saham.

Total nilai transaksi saham GOTO sepanjang perdagangan mencapai Rp309,24 miliar dengan melibatkan 1,40 miliar lembar saham.

Baca juga: IHSG Akhir Pekan Menguat, GOTO Jadi Top Gainer

Sepanjang perdagangan, saham GOTO bergerak di level Rp212 hingga Rp226 per saham.

PHK 1.300 Karyawan

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Manajemen GoTo, PHK dilakukan karena adanya tantangan makro ekonomi global yang berdampak bagi para pelaku usaha di seluruh dunia.

GoTo seperti layaknya perusahaan besar lainnya, juga perlu beradaptasi untuk memastikan kesiapan Perusahaan menghadapi tantangan ke depan.

"Karenanya, Perusahaan harus mengakselerasi upaya untuk menjadi bisnis yang mandiri secara finansial dan tumbuh secara sustainable dalam jangka panjang," ucap Manajemen GoTo.

"Ini dilakukan antara lain dengan memfokuskan diri pada layanan inti, yaitu on-demand, e-commerce dan financial technology," sambungnya.

Untuk mendukung percepatan pertumbuhan, sejak awal tahun GoTo juga melakukan evaluasi optimalisasi beban biaya secara menyeluruh, termasuk penyelarasan kegiatan operasional, integrasi proses kerja, dan melakukan negosiasi ulang berbagai kontrak kerja sama.

Pada akhir kuartal kedua 2022, Perusahaan berhasil melakukan penghematan biaya struktural sebesar Rp800 miliar dari berbagai aspek penghematan, seperti teknologi, pemasaran dan outsourcing.

Namun demikian, Manajemen GoTo menegaskan untuk tetap fokus pada hal-hal yang berada dalam kendali perusahaan.

Hal ini termasuk mengambil keputusan sulit untuk melakukan perampingan karyawan sejumlah 1.300 orang atau sekitar 12 persen dari total karyawan tetap Grup GoTo.

"Keputusan sulit ini tidak dapat dihindari supaya Perusahaan lebih agile dan mampu menjaga tingkat pertumbuhan sehingga terus memberikan dampak positif bagi jutaan konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang," jelas Manajemen.

Baca juga: Ini Pesangon yang Didapat 1.300 Karyawan GoTo Terkena PHK

Halaman
12
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved