Kamis, 4 Juni 2026

Donald Trump Terpilih, Seruan Bubarkan The Fed Makin Kuat

Seruan membubarkan Federal Reserve atau The Fed atau bank sentralnya Amerika Serikat makin kuat seiring terpilihnya Donald Trump dalam pilpres AS

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
wharton.upenn.edu
Ilustrasi - Gedung bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve. 

Tidak hanya legislator dari Wyoming yang mendukung Bitcoin sebagai alat pelindung terhadap inflasi.

Presiden terpilih Donald Trump, yang dijadwalkan untuk dilantik pada Januari 2025, juga menggoda ide penggunaan Bitcoin untuk membayar utang nasional dalam pidatonya di konferensi Bitcoin 2024 di Nashville, Tennessee.

Hal ini menambah spekulasi tentang kemungkinan besar perubahan besar dalam kebijakan moneter AS yang akan datang.

Pengaruh Elon Musk Terhadap Opini Publik

Elon Musk, yang dikenal dengan pendapat kontroversialnya, telah menunjukkan minat besar terhadap Bitcoin dan kebijakan moneter yang lebih terbuka.

Dukungan Musk terhadap seruan untuk mengakhiri Federal Reserve semakin mempertegas pandangannya bahwa pengelolaan mata uang fiat yang sentralistik hanya akan memperburuk inflasi dan merugikan masyarakat umum.

Musk sering mengkritik kebijakan ekonomi yang mendukung pencetakan uang besar-besaran oleh bank sentral, yang dianggapnya tidak berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya tokoh politik yang berbicara tentang Bitcoin dan mengusulkan pengakhiran The Fed, dunia keuangan semakin bergerak menuju potensi perubahan besar.

Perubahan tersebut tidak hanya akan mempengaruhi kebijakan moneter AS, tetapi juga mempengaruhi pasar global dan bagaimana orang-orang melihat masa depan mata uang digital seperti Bitcoin.

Menghadapi Tantangan Ekonomi Global

Seruan untuk mengakhiri The Fed dan mengganti sistem moneter dengan Bitcoin atau alternatif lainnya menggambarkan ketidakpuasan terhadap kebijakan moneter yang ada.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, semakin banyak orang yang mulai mencari solusi untuk melindungi kekayaan mereka dari inflasi yang tidak terkendali dan devaluasi mata uang yang bisa berakibat fatal.

Namun, meskipun Bitcoin memiliki banyak pendukung, transisi menuju sistem moneter baru tidak akan mudah dan akan menghadapi banyak tantangan, baik dari segi regulasi, adopsi pasar, maupun peralihan dari mata uang fiat yang telah ada selama lebih dari seabad.

Sumber: Kontan

 

 

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved