Rabu, 20 Mei 2026

Aromatika Indofest 2025 Jurus Kemenperin Dongkrak Pamor Minyak Atsiri

Potensi alam yang besar dimiliki Indonesia masih menyisakan ruang yang sangat besar untuk eksplorasi, hilirisasi dan inovasi produk.

Tayang:
Lita/Tribunnews
PAMERAN MINYAK ATSIRI - Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza (kiri) dan Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika (kanan) dalam acara Pre Event Aromatika Indofest 2025, Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (23/5/2025). Pameran Aromatika Indofest 2025 akan diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 9 - 11 Juli 2025 di Plaza Industri Kementerian Perindustrian. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia merupakan satu negara penghasil minyak atsiri terbesar di dunia dan memiliki kekayaan biodiversitas flora atsiri yang mencapai 97 jenis tanaman.

Dari jumlah tersebut, baru 25 jenis yang telah dimanfaatkan secara komersial, seperti nilam, cengkeh, sereh wangi, kayu putih, pala dan lainnya.

Potensi alam yang besar ini masih menyisakan ruang yang sangat besar untuk eksplorasi, hilirisasi dan inovasi produk, khususnya dalam bentuk wewangian, aromaterapi, kosmetik, hingga bahan baku farmasi dan pangan.

Baca juga: Indonesia Tempati Posisi 8 Eksportir Minyak Atsiri Dunia

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyatakan, menilik potensi besar minyak atsiri Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri minyak atsiri melalui pembentukan Pusat Flavor and Fragrance (PFF) di Bali dan Sumatera Barat sebagai upaya mendorong pengembangan industri hilir.

"Tidak berhenti sampai disitu, tahun ini Kemenperin hadir dalam program inisiatif strategis yang mampu mengintegrasikan promosi, edukasi, kolaborasi dan inovasi dalam satu rangkaian kegiatan terpadu melalui penyelenggaraan Aromatika Indofest 2025," tutur Faisol dalam Pre Event Aromatika Indofest 2025, Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Wamenperin berharap, melalui kegiatan Aromatika Indofest 2025 mampu menjadi wadah pengembangan ide produk industri minyak atsiri.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk melahirkan gagasan baru, penguatan ekosistem minyak atsiri, perluasan akses dan pangsa pasar minyak atsiri, serta menumbuhkan apresiasi terhadap karya, inovasi dan kontribusi dalam bidang minyak atsiri," ucapnya.

Aromatika Indofest 2025 merupakan serangkaian kegiatan yang terdiri dari pameran, talkshow, workshop dan kompetisi meracik wewangian berbasis minyak atsiri yang mengusung tema "Aroma Nusantara, Wangi Alami, Karya Anak Negeri".

Pameran Aromatika Indofest 2025 akan diselenggarakan selama tiga hari pada tanggal 9 - 11 Juli 2025 di Plaza Industri Kementerian Perindustrian yang akan menampilkan berbagai produk dan inovasi dari pelaku industri hulu hingga hilir minyak atsiri Indonesia.

Pameran ini akan menghadirkan sekitar 70 partisipan yang terdiri dari industri pengolahan, mesin dan peralatan produksi, industri bahan penolong, asosiasi dan komunitas atsiri, lembaga sertifikasi dan pengujian, serta lembaga riset dan inovasi. 

"Kami ingin mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing minyak atsiri Indonesia di pasar global melalui Aromatika Indofest 2025," terang Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Kementerian Perindustrian juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain asosiasi industri, praktisi wewangian, peneliti dan akademisi.

"Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri minyak atsiri nasional yang inovatif dan berkelanjutan," imbuh Putu.

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved