Selasa, 14 April 2026

Ini Tantangan Bagi Pekerja Indonesia yang Mencari Kerja di Luar Negeri

Dalam jangka 6 hingga 12 bulan ke depan, Cari Kerja menargetkan dapat bekerja sama dengan lebih dari 100 hingga 250 perusahaan.

J Rail Pass
LAPANGAN KERJA - Para pekerja kantoran melintasi jalan raya. Tenaga kerja Indonesia memiliki potensi besar untuk sukses secara global. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat tenaga kerja Indonesia yang tertarik meraih kesempatan kerja di luar negeri. 

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui laman Satudata Kemnaker mengungkap ada sebanyak 42.385 pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di sepanjang Januari-Juni 2025. 

Dikutip Selasa (22/7/2025), data tersebut diketahui meningkat sebanyak 32,19 persen dibandingkan dengan data PHK Januari-Juni pada 2024 lalu. 

Baca juga: Serikat Buruh Khawatir Badai PHK Meluas Pasca Kesepakatan Tarif RI-AS, Produk Amerika Bebas Masuk

Diketahui bahwa jumlah pekerja korban PHK Januari-Juni 2024 sebanyak 32.064 orang. 

CEO PT Cari Kerja Group, Wijaya Candera mengatakan, yang menjadi tantangan kerja di luar negeri adalah persiapan kompetensi, kelengkapan dokumen, hingga pemahaman budaya kerja asing masih kerap dihadapi.

"Melalui platform inovatif Cari Kerja, perusahaan membuka akses yang lebih luas ke peluang kerja global, baik di sektor formal maupun informal," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Pihaknya, percaya bahwa tenaga kerja Indonesia memiliki potensi besar untuk sukses secara global. Terutama dengan dukungan yang tepat, maka bisa menjadi aset berharga di berbagai industri internasional.

"Platform Cari Kerja tidak hanya berfungsi sebagai portal pencarian kerja, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pengembangan talenta," tuturnya.

Karena itu, kata dia, penting untuk kesiapan kerja, mulai dari pelatihan bersertifikat, pembuatan CV berstandar internasional, fitur rekomendasi lowongan kilat, hingga dukungan pengajuan visa ke luar negeri.

"Kami menyediakan dashboard rekruter yang memudahkan perusahaan – baik lokal maupun internasional – dalam menjaring kandidat secara cepat, tepat, dan terstruktur," tambahnya.

Dia menargetkan dapat terhubung dengan 10 hingga 30 perusahaan, terutama dari sektor UMKM, agensi penempatan kerja, serta perusahaan yang aktif melakukan rekrutmen. 

Dalam jangka 6 hingga 12 bulan ke depan, Cari Kerja menargetkan dapat bekerja sama dengan lebih dari 100 hingga 250 perusahaan nasional dan internasional dari berbagai sektor, seperti perhotelan, kesehatan, logistik, hingga teknologi.

 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved