Tingkatkan Daya Saing, Pebisnis UMKM Juga Perlu Kuasai Public Speaking
Kegiatan pelatihan merupakan bagian dari program pemberdayaan yang bertujuan mendorong UMKM naik kelas.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Selain kemampuan memaksimalkan perangkat digital dan media sosial untuk memasarkan produknya, para pebisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) juga perlu memiliki penguasaan atas keterampilan berbicara di depan publik (public speaking) yang baik.
Dengan memiliki kemampuan public speaking yang baik, pebisnis UMKM bisa menyampaikan pesan secara efektif, lebih profesional dan percaya diri.
Untuk mendukung peningkatan skill tersebut, baru-baru ini Peruri menyelenggarakan program workshop bertajuk “Creative Public Speaking for UMKM” untuk pebisnis UMKM yang berlangsung sehari di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
Baca juga: YPMAK Gandeng Freeport Ingin Perluas Pasar Minyak Kelapa Murni UMKM Mimika
Kegiatan ini diikuti sejumlah UMKM alumni dari Program Peruri Digital Entrepreneur Academy (PEDIA) sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan oleh perusahaan.
Pelatihan ini menghadirkan praktisi Tubagus Akmal yang berpengalaman di bidang public speaking dan creative storytelling.
Dia membekali para peserta keterampilan berbicara di depan umum, membangun narasi produk yang kuat, serta strategi komunikasi efektif di era digital yang kian kompetitif.
Fokus utama pelatihan adalah mendorong para pelaku UMKM untuk tampil percaya diri dalam menyampaikan nilai dan keunggulan produk mereka, baik secara langsung kepada calon pelanggan maupun melalui media sosial.
Pelatihan ini juga bertujuan untuk membentuk kemampuan negosiasi dan komunikasi persuasif, dua aspek penting yang dibutuhkan pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan menjalin kerja sama bisnis.
Melalui pendekatan yang kreatif dan aplikatif, peserta dilatih agar mampu mempresentasikan produk secara meyakinkan, menjawab keraguan calon pelanggan, dan menciptakan koneksi emosional melalui cerita yang autentik.
M. Aris Wibowo, Pembina UMKM Peruri menegaskan, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan yang bertujuan mendorong UMKM naik kelas.
“Kemampuan public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi tentang bagaimana membangun citra diri dan merek secara utuh, sehingga dapat meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah pasar yang terus berkembang,” kata Aris.
Dia mengatakan, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk exit meeting dari program Peruri Digital Entrepreneur Academy, sekaligus menjadi kegiatan penutup yang menjadi tonggak awal bagi para alumni untuk melangkah lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya. (tribunnews/fin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PENGUASAAN-PUBLIC-SPEAKING.jpg)