Minggu, 10 Mei 2026

Usai Akuisisi Multi Makmur dan Jadi Pengendali Baru, Morris Capital akan Gelar Tender Wajib

Rata-rata harga tertinggi harian saham PIPA yang diperdagangkan di BEI selama 90 hari sebelum 28 April 2025 adalah Rp 21 per lembar saham. 

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
IHSG - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Rata-rata harga tertinggi harian saham PIPA yang diperdagangkan di BEI selama 90 hari sebelum 28 April 2025 adalah Rp 21 per lembar saham.  

Ringkasan Berita:
  • Morris Capital Indonesia jadi pengendali baru emiten PIPA.
  • Kepemilikan Morris Capital atas saham PIPA akan mencapai 3,3 miliar saham.
  • Rata-rata harga tertinggi harian saham PIPA Rp 21 per lembar saham.
 
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Morris Capital Indonesia akan melakukan penawaran tender wajib alias mandatory tender offer, setelah menuntaskan akuisisi PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan menjadi pengendali baru.

Tender wajib adalah penawaran untuk membeli sisa saham perusahaan publik yang harus dilakukan oleh pihak pengendali baru. 

Proses ini diwajibkan oleh peraturan, seperti yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai bentuk perlindungan bagi pemegang saham minoritas. 

Diketahui, Morris Capital telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan Junaedi, Hendrik Saputra dan Nanang Saputra membeli 1,5 miliar saham PIPA atau setara dengan 43,78 persen. 

Baca juga: Di Lantai Bursa, Menkeu Purbaya Kembali Yakinkan IHSG Bakal Tembus Level 36.000: To The Moon

Melansir keterbukaan informasi pada Rabu (15/10/2025), Morris Capital berencana untuk melakukan pembelian melalui Penawaran Tender Wajib atas seluruh saham dengan jumlah maksimal 1,62 miliar saham yang setara dengan 47,47%. 

Setelah Penawaran Tender Wajib tuntas, kepemilikan saham Morris Capital atas PIPA akan mencapai 3,3 miliar saham. Ini setara 96,35% atas modal ditempatkan dan disetor penuh di PIPA.

Rata-rata harga tertinggi harian saham PIPA yang diperdagangkan di BEI selama 90 hari sebelum tanggal 28 April 2025 adalah Rp 21 per lembar saham

Adapun pengambilalihan yang dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2025 dan 10 Oktober 2025, harga pembelian rata-rata saham PIPA oleh Morris Capital sebesar Rp 10,60 per saham

Sesuai ketentuan dalam POJK No. 9 Tahun 2018, harga Penawaran Tender Wajib ditetapkan oleh Morris Capital sebesar Rp 21 per saham. Penawaran Tender Wajib akan dimulai selama 30 hari sejak 16 Oktober 2025.

Dalam catatan KONTAN, seiring dengan adanya pergantian pemegang saham pengendali, arah bisnis PIPA ke depan akan mengalami pergeseran. PIPA akan fokus mendiversifikasi produk dan ekspansi pasar untuk mendukung kebutuhan sektor utilitas dan infrastruktur.

Untuk menunjang langkah ekspansi dan diversifikasi produk tersebut, Morris Capital akan menggandeng partner strategis yang memiliki kapasitas untuk mengembangkan bisnis PIPA.

Sebagai tahap awal, PIPA telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa perusahaan asing, untuk pengembangan bisnis, khususnya pada inovasi produk yang menyasar sektor utilitas dan infrastruktur.

Salah satu fokus kerja sama adalah terkait produksi pipa HDPE (High-Density Polyethylene). Meskipun rencana kerja sama ini masih berbentuk MoU, detail kontrak yang lebih matang akan segera disampaikan setelah finalisasi. 

 

 

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul Tuntaskan Akuisisi Multi Makmur (PIPA), Morris Capital Indonesia Gelar Tender Wajib

 

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved