Dorong Kemandirian Energi, 2 BUMN Teken MoU dengan Badan Pengelola Migas Aceh
Sektor hulu migas tidak hanya tentang produksi, tetapi tentang kedaulatan energi dan tanggung jawab lintas generasi.
Ringkasan Berita:
- PT Surveyor Indonesia akan memperkuat kehadiran dan layanan teknisnya di Aceh.
- Sektor hulu migas tidak hanya tentang produksi, tetapi tentang kedaulatan energi dan tanggung jawab lintas generasi.
- Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas rantai nilai di sektor hulu migas Aceh.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Surveyor Indonesia (Persero) dan PT Sucofindo (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) untuk memperkuat tata kelola, transparansi, dan efisiensi sektor hulu minyak dan gas bumi di Aceh.
Acara penandatanganan MoU ini dilakukan di Jakarta dan dihadiri Kepala BPMA Nasri Djalal berserta jajaran, General Manager KKKS PT Medco E&P Malaka, PT Pema Global Energi, Triangle Pase Inc., Conrad Asia Energy Ltd., dan PT Aceh Energy, serta Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Jobi Triananda Hasjim dan jajaran pimpinan senior PT Surveyor Indonesia.
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Sandry Pasambuna bilang, kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat peran nasional dalam pengelolaan energi daerah secara profesional dan berintegritas.
Baca juga: Gaet Perguruan Tinggi Thailand, Surveyor Indonesia Kembangkan Riset Energi dan Petrokimia
“Sektor hulu migas tidak hanya tentang produksi, tetapi tentang kedaulatan energi dan tanggung jawab lintas generasi. Kolaborasi ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan setiap langkah pembangunan energi di Aceh berlandaskan integritas dan keberlanjutan,” ujar Sandry dikutip Kamis, 30 Oktober 2025.
Sandry menjelaskan, PT Surveyor Indonesia akan memperkuat kehadiran dan layanan teknisnya di Aceh sebagai bentuk kontribusi BUMN terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan industri di Aceh. Kehadiran kami bukan hanya untuk mendukung sektor migas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” sebutnya.
Penguatan Sektor Hulu Migas
Kolaborasi antara BPMA, PT Surveyor Indonesia, dan PT Sucofindo menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan mutu, keselamatan, dan efisiensi operasional sektor migas Aceh.
Kepala BPMA, Nasri Djalal, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas rantai nilai di sektor hulu migas Aceh.
“Nota kesepahaman ini merupakan langkah strategis sekaligus value chain yang efektif," ujar Nasri.
"Melalui kolaborasi ini, KKKS di sektor hulu migas Aceh dapat lebih optimal memanfaatkan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultansi, dan verifikasi dari PT Surveyor Indonesia dan PT Sucofindo,” lanjut Nasri.
“Sinergi ini menunjukkan kemampuan anak bangsa dalam mengelola sumber daya energi dengan profesionalisme dan integritas tinggi,” imbuh Sandry.
Direktur Utama PT Sucofindo, Jobi Triananda Hasjim, turut memberikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DORONG-KEMANDIRIAN-ENERGI-Penandatanganan-Nota-Kesepahaman-MoU-PT-Surveyor-Indonesia.jpg)