Menko Airlangga Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI pada Kuartal IV 2025 di Atas 5,12 Persen
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2025 diprediksi sebesar 5,04 persen atau melambat dari kuartal II sebesar 5,12 persen.
Ringkasan Berita:
- Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 diprediksi akan melampaui 5,12 persen.
- Pertumbuhan ekonomi kuartal III ditopang oleh dua mesin utama yakni belanja rumah tangga sekitar 4,94 persen.
- Konsumsi pemerintah diperkirakan tumbuh positif setelah dua kuartal sebelumnya terkontraksi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 akan melampaui 5,12 persen.
Hal ini disampaikan Airlangga dalam acara CEO Insight Kompas 100 CEO Forum di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
"Di kuartal keempat saya yakin lebih tinggi dari 5,12 persen," kata Airlangga.
Baca juga: Pasar Modal Syariah Menjadi Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun 2025, Menko Airlangga belum bisa membocorkan, dia masih menunggu pengumuman dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang akan diumumkan Rabu (5/11) besok.
"Kuartal ketiga, tunggu pengumuman besok," ujar Airlangga seraya tersenyum.
Untuk informasi, BPS akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi setiap kuartal dalam satu tahun. Kuartal pertama diumumkan awal Mei, kuartal kedua awal Agustus, kuartal ketiga Awal November dan kuartal keempat awal Februari. Konferensi pers dilakukan setiap tanggal 5 pada bulan rilis.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memprediksi ekonomi Indonesia pada kuartal III tahun 2025 sebesar 5,04 persen atau melambat dari kuartal II sebesar 5,12 persen.
Menurut Josua, pertumbuhan ekonomi kuartal III ditopang oleh dua mesin utama yakni belanja rumah tangga sekitar 4,94 persen dan investasi sebesar 4,96 persen.
"Konsumsi pemerintah diperkirakan tumbuh positif setelah dua kuartal sebelumnya mencatatkan pertumbuhan yang terkontraksi," ucap Josua dalam keterangannya.
"Dari sisi rumah tangga, dorongan utamanya adalah harga yang relatif terkendali sehingga daya beli terjaga," imbuhnya menegaskan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-Koordinator-Bidang-Perekonomian-Airlangga-Hartarto-0909090.jpg)