Perkuat Struktur Pendanaan, POLI Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar
Emiten Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memulai penawaran awal Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 dengan nilai maksimal Rp500 miliar.
Ringkasan Berita:
- Pollux Hotels Group Tbk (POLI) menawarkan obligasi keberlanjutan hingga Rp500 miliar dengan jaminan penuh CGIF dan peringkat idAAA(cg).
- Dana yang didapat dari penerbitan obligasi bertenor 3 dan 5 tahun dengan kupon 5,35–6,25 persen ini digunakan untuk refinancing serta modal kerja.
- Target keberlanjutan mencakup pemasangan solar cell 40 kWp, pengurangan emisi dan efisiensi operasional 2025–2029.
TRIBUNNEWS.COM – Emiten Pollux Hotels Group Tbk (POLI) memulai penawaran awal Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 dengan nilai maksimal Rp500 miliar.
Instrumen ini memperoleh jaminan penuh, unconditional dan irrevocable, dari Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF)—fasilitas penjaminan yang berada di bawah Asian Development Bank (ADB).
Dukungan tersebut memperkuat profil risiko sekaligus meningkatkan daya tarik obligasi bagi investor.
President Director Pollux Hotels Group Tbk, Handojo K. Setyadi, menyatakan bahwa penerbitan obligasi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat struktur pendanaan serta memperluas implementasi prinsip ESG.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami memperkuat struktur pendanaan sekaligus memastikan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” ujar Handojo dikutip, Rabu (26/11/2025).
Obligasi yang ditawarkan mendapatkan peringkat idAAA(cg) dari Pefindo, mencerminkan kualitas kredit tertinggi berkat dukungan jaminan penuh dari CGIF.
Instrumen ini ditawarkan dalam dua tenor, masing-masing dengan kisaran tingkat kupon:
3 tahun: 5,35 persen–5,85% per tahun
5 tahun: 5,75%–6,25% per tahun
Untuk aksi korporasi ini, Pollux menunjuk PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi, sementara Bank BJB bertindak sebagai wali amanat.
Sejumlah profesi pendukung turut terlibat, antara lain Irma & Solomon Law Firm, KAP Kanaka Puradiredja Suhartono, dan Notaris Elizabeth Karina Leonita.
KPI yang ditetapkan mengacu pada efisiensi energi, peningkatan penggunaan energi terbarukan, dan penurunan emisi operasional sesuai ketentuan Target Kinerja Keberlanjutan (TKK) POJK 18/2023.
Pada periode 2025–2029, Pollux merencanakan pemasangan solar cell berkapasitas total 40 kWp, yang diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 184.320 kgCO₂e.
Perusahaan juga menargetkan peningkatan efisiensi sistem pendingin dan penghapusan kebocoran air hingga 100% pada 2029.
Baca juga: PP Presisi Tuntaskan Pembayaran Obligasi Rp107 Miliar
Director of Social and Environmental Compliance Pollux Hotels Group, Diana Jo, menjelaskan bahwa dana hasil obligasi akan diarahkan ke penguatan struktur pembiayaan dan program-program keberlanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Ditutup-Menguat-Dan-Cetak-Rekor-ATH-Baru_20251007_171539.jpg)