Tekan Harga Telur dan Daging Ayam, Pemerintah Kembali Guyur Jagung Pakan Murah ke Peternak
Bila SPHP jagung tahap kedua digelontorkan sebanyak 42 ribu ton, maka setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 63,1 miliar.
Ringkasan Berita:
- Stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) di Perum Bulog masih tersedia.
- Stok CJP sampai awal Desember ini masih ada 43 ribu ton.
- Bila SPHP jagung tahap kedua digelontorkan sebanyak 42 ribu ton, maka setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 63,1 miliar.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan bagi peternak layer mandiri sampai akhir Januari 2026.
Jagung pakan murah kembali diguyur dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga telur dan daging ayam menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Pada pelaksanaan program SPHP jagung pakan sebelumnya, realisasinya mencapai 51,2 ribu ton dari target 52,4 ribu ton dan menyasar 3.578 peternak ayam ras petelur di 17 provinsi.
Baca juga: Harga Telur Ayam Naik, Mentan Amran: Naik Sedikit, Jangan Dibesar-besarkan
Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) di Perum Bulog masih tersedia. Stok CJP sampai awal Desember ini masih ada 43 ribu ton.
"Tahun ini diperpanjang SPHP-nya karena stok cadangan jagung masih ada," katanya dikutip dari siaran pers pada Kamis (4/12/2025).
Adapun usulan perpanjangan program SPHP jagung pakan ini datang dari berbagai dinas di daerah dan kalangan asosiasi peternak.
Mereka yang mengusulkan di antaranya Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat serta Dinas Tanaman Pangan dan Peternak Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selain itu, ada juga usulan dari Koperasi Pinsar Unggas Nasional Sejahtera, Koperasi Satwa Karya Mandiri, Koperasi Putera Blitar, Paguyuban Peternak Rakyat Nasional, dan Koperasi Produsen Srikandi Blitar Sejahtera.
"Kalau peternak babi tadi kan minta 50 ton, tidak masalah. Pokoknya di mana daerah yang minta, kapan permintaan, kapan saja (kita salurkan). Ini kan masih ada (stok CJP di Bulog)," ujar Amran.
Bila SPHP jagung tahap kedua digelontorkan sebanyak 42 ribu ton, maka setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 63,1 miliar.
Skema anggaran yang ditempuh kemungkinan adalah Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dengan Bapanas mengusulkan ke Kementerian Keuangan sesuai hasil Rakortas bersama Kemenko Pangan.
Sebagai informasi, Panel Harga Pangan Bapanas mencatat rata-rata harga jagung tingkat peternak secara nasional per 2 Desember berada di Rp 6.851 per kilogram (kg).
Harga tersebut turun tipis 0,15 persen dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp 6.861 per kg.
Sementara itu, rata-rata harga telur dan daging ayam per 2 Desember masing-masing berada di Rp 30.846 per kg dan Rp 38.976 per kg.
Rata-rata harga kedua komoditas tersebut masih berfluktuasi bila dibandingkan pekan sebelumnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/harga-telur-ayam-ras-dipasaran-masih-tinggi_20240505_191945.jpg)